Harga Properti Terkoreksi, Ini Saat Tepat Punya Rumah Lho

Market - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
15 October 2021 18:20
Direktur Bisnis Konsumer BRI (BBRI) Handayani dalam Konfrensi Pers KPR BRI Virtual 2021 Vol.2. (Dok. BRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Handayani mengungkapkan saat ini menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk membeli rumah. Dengan harga properti yang masih terkoreksi, menurutnya masyarakat tidak perlu berpikir panjang untuk membeli hunian.

"Sekarang harganya lagi terkoreksi, jadi harganya lagi di bottom. Kalau kita lihat, developer sedang punya banyak stok, sudah ready stock," papar dia dalam Launching KPR BRI Virtual Expo, Jumat (15/10/2021).

Adapun menurutnya, calon pembeli hunian perlu memastikan bahwa stok rumah dari developer tersebut sudah dilengkapi dokumen yang tepat. Hal ini untuk memudahkan pembelian hunian melalui sistem KPR, khususnya ke bank.


"Maka harus dicicil, karena kalau enggak punya budget cukup untuk bayar cash, maka dia mengajukan KPR. Sehingga ada komitmen yang panjang, biasanya jangka waktu yang kebanyakan dipilih itu antara 8 sampai 15 tahun, tergantung usianya," terang dia.

Alasan lainnya untuk segera membeli hunian, lanjut Handayani, adalah harga hunian yang semakin melonjak di kemudian hari. Adapun ketika menginginkan hunian yang lebih besar, masyarakat bisa menjual hunian yang dimilikinya.

"Maka tiga tahun lagi ketika harga (rumah) mulai naik dan butuh pindah ke rumah lebih besar, maka rumah ini bisa dijadikan uang muka untuk rumah yang lebih besar. Dengan cara jual, beli lagi properti yang lebih besar karena harganya sudah naik," kata Handayani.

Sementara itu, Executive Vice President Consumer Lending, Sales, and Development Division BRI Handaru Sakti mengatakan, sistem KPR memberi berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian.

"Pertama, ada dua KPR yang jelas lebih mudah, karena untuk DP rumah mulai dari nol. Artinya enggak punya uang pun, asal punya untuk angsuran ke depan, itu sudah bisa langsung menempati," papar dia dalam kesempatan yang sama.

Di samping itu, sistem KPR memberikan jaminan asuransi bagi hunian tersebut. Sehingga, kata dia, hal ini tidak membebani ahli waris karena cicilan akan langsung lunas. Selain asuransi, lanjut Hendaru, keuntungan yang bisa didapatkan adalah developer yang terjamin.

"Kalau melalui KPR bahwa developer yang sudah bermitra sudah melalui seleksi, fit proper, sehingga masalah legalitas project, legalitas badan usaha dari developer sendiri, itu sudah kita verifikasi, sehingga kemungkinan bermasalah jauh lebih kecil," ujar Hendaru.

Selanjutnya, sistem KPR memudahkan keperluan surat menyurat hunian, yakni balik nama. Hal ini penyedia KPR sudah bermitra dengan tenaga notaris.

Sebagai informasi, BRI kembali menggelar program KPR BRI Virtual Expo 2021 Volume 2. Program kali ini mengangkat tema 'Raih Rumah Impian' dan berlangsung dari 15 Oktober 2021 hingga 15 Januari 2022.

Program KPR BRI Virtual Expo 2021 menampilkan pameran properti, talkshow, masterclass, sesi konsultasi dengan desain interior dan arsitek. Selain itu, BRI menampilkan pilihan rumah baru dan menghadirkan lelang properti.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading