Gainers-Losers Sesi II

Saham Emiten Erick Thohir-Induk BGTG Melejit, ASSA-BHIT ARB!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
14 October 2021 16:00
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021).  Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten media yang didirikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan emiten yang bergerak di bidang jasa keuangan, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) berbagi tempat di daftar top gainers pada perdagangan Kamis (14/10/2021).

Berbeda nasib, saham emiten perusahaan rental mobil dan jasa logistik milik pengusaha TP Rachmat PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) dan emiten Grup MNC PT MNC Investama Tbk (BHIT) terpuruk hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 7% di deretan top losers.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melompat ke level psikologis 6.600 hari ini. IHSG melesat 1,36% ke posisi 6.626,11 pada penutupan sesi II perdagangan Kamis (14/10).


Menurut data BEI, 305 saham menguat, 225 saham melemah dan 129 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,68 triliun dan volume perdagangan mencapai 21,26 miliar saham.

Investor asing pasar saham ramai-ramai masuk ke bursa RI dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 1,44 triliun di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan beli bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 147,44 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (14/10).

Top Gainers

  1. Equity Development Investment (GSMF), saham +34,91%, ke Rp 228, transaksi Rp 1,11 M

  2. Triniti Dinamik (TRUE), +15,69%, ke Rp 236, transaksi Rp 37,2 M

  3. Wintermar Offshore Marine (WINS), +15,65%, ke Rp 170, transaksi Rp 63,4 M

  4. Mahaka Media (ABBA), +13,16%, ke Rp 430, transaksi Rp 46,2 M

  5. Wilton Makmur Indonesia (SQMI), +10,00%, ke Rp 121, transaksi Rp 30,0 M

Top Losers

  1. Adi Sarana Armada (ASSA), saham -6,88%, ke Rp 3.520, transaksi Rp 100,7 M

  2. MNC Investama (BHIT), -6,76%, ke Rp 69, transaksi Rp 38,0 M

  3. Sriwahana Adityakarta (SWAT), -6,54%, ke Rp 143, transaksi Rp 10,9 M

  4. Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK), -6,25%, ke Rp 105, transaksi Rp 13,2 M

  5. Kioson Komersial Indonesia (KIOS), -4,49%, ke Rp 745, transaksi Rp 45,2 M

Saham GSMF melesat 34,91% ke Rp 228/saham, rebound dari koreksi 6,11% pada perdagangan kemarin.

Kenaikan saham induk usaha dari PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) ini terjadi seiring perusahaan akan melaksanakan penerbitan saham baru dalam rangka penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Jumlah maksimal yang baru yakni sebanyak 7,45 miliar saham seri C dengan nilai nominal Rp 100.

Saham baru tersebut akan ditawarkan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 165 per saham, sehingga total dana yang bisa dikumpulkan dari rights issue ini bisa mencapai Rp 1,23 triliun.

Manajemen Equity Development Investment melalui prospektus ringkas awal yang terbit di lama keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan dana hasil rights issue tersebut akan digunakan untuk meningkatkan modal pada Bank Ganesha, entitas anaknya.

Sementara, saham ABBA berhasil melesat 13,16% ke Rp 430/saham. Sebelumnya, saham ABBA sempat terbenam di zona merah selama 5 hari beruntun, dengan 4 di antaranya menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 7%.

Hal tersebut terjadi pasca-bursa membuka suspensi (penghentian sementara perdagangan) saham ABBA yang dilakukan pada 29 September 2021 sampai 6 Oktober 2021.

Ini lantaran, ABBA belum melakukan pemenuhan atas kewajiban penyampaian Laporan Keuangan berikut pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan periode 31 Maret 2021.

'Gembok' saham pun dibuka pada Kamis (7/10) pekan lalu setelah pihak ABBA memenuhi kewajibannya tersebut.

Di kutub berbeda, saham ASSA ambles hingga ARB ke Rp 6,88/saham, melanjutkan pelemahan 4,79% pada perdagangan kemarin. Meski demikian, dalam sepekan saham ini naik 4,14% dan dalam sebulan melesat 18,12%.

Setali tiga uang, saham BHIT juga menyentuh ARB ke Rp 69/saham, melanjutkan pelemahan 3 hari terakhir.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading