Investor Kripto Bisa Sumringah, Kabar Ini Bagai Angin Sejuk

Market - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
09 October 2021 14:20
Gambar Cover, Uang Kripto

Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor di mata uang kripto atau Cryptocurrency tampaknya mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya pemerintah Amerika Serikat (AS) memastikan tak akan melakukan pelarangan ekstrim atas kegiatan yang berkaitan dengan mata uang itu.

Kepastian itu diungkapkan Chairman Securities and Exchange Commission (SEC), Gary Gensler saat di sidang DPR. Dia ditanya soal apakah akan melarang uang kripto seperti yang terjadi di China.

"Pendekatan kami sangat berbeda," kata Gensler, dikutip Bloomberg, Sabtu (9/10/2021).


Dia mengakui jika kripto memiliki banyak masalah, namun tak akan mengikuti jejak pemerintah China.

Gensler mengatakan fokus pemerintah AS untuk memastikan industri paham akan aturan yang berlaku. Ini dimulai dari perlindungan investor dan konsumen, anti pencucian uang serta undang-undang pajak.

Apabila akan ada larangan, maka dia memastikan harus melalui pengesahan oleh Kongres.

Pernyataan ini juga mewakili ucapan Ketuda Federal Reserve Jerome Powel saat sidang kongres 20 September 2021. Dia menegaskan tak punya niat untuk melarang cryptocurrency di AS.

Sejak beberapa waktu terakhir, China diketahui melarang keras aktivitas yang berhubungan dengan uang kripto. Misalnya melarang aktivitas seperti Bitcoin, Dogecoin dan Ethereum.

Penambangan dan transaksi juga kena imbas dari pelarangan itu. Padahal China diketahui jadi salah satu pasar terbesar untuk uang kripto di dunia.

Bank sentral China juga baru saja mengumumkan transaksi cryptocurrency sebagai ilegal dan melarang token digital. Lembaga tersebut juga mengimbau aktivitas uang kripto berbahaya bagi aset masyarakat, ungkap laporan BBC.

Dua bursa penukaran cryptocurrency yakni Huobi dan Binance bereaksi atas larangan tersebut. Misalnya Huobi menghentikan pendaftaran pengguna baru di China dan mengakhiri kontrak pengguna di sana paling lambar akhir tahun tahun.

Binance sendiri tidak punya operasional pertukaran di China. Juru bicara perusahaan menambahkan memblokir IP China dan menegaskan akan ikut aturan pemerintahan Xi Jinping.

"Binance menjalankan kewajiban kepatuhannya dengan sangat serius dan berkomitmen untuk mengikuti persyaratan regulator lokal di mana pun kami beroperasi," ujar Binance, dikutip dari Laporan Bloomberg.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading