Jual Kebon Sawit, Emiten Sandiaga cs Borong Saham Ini Rp 38 M

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
07 October 2021 07:20
Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno/ Twitter @sandiuno

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten induk Grup Saratoga, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), yang didirikan pengusaha Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno yang kini menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekaf), menambah kepemilikan saham emiten gas oksigen, PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII).

Secara total SRTG membeli 30.580.000 saham emiten gas milik Grup Samator tersebut yang dilakukan dalam beberapa tahapan transaksi. Padahal di awal tahun ini, SRTG sempat melepas saham AGII sehingga porsi saham berkurang.

Divisi Hukum dan Sekretaris Perusahaan SRTG Juan Akbar Indraseno mengatakan jumlah saham yang dibeli itu dimulai dari harga Rp 1.051/saham, sampai dengan Rp 1.340/saham.


"Pembelian antara tanggal 13 April 2021 hingga tanggal 30 September 2021," katanya, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/10).

Tujuan transaksi adalah investasi langsung, dengan demikian maka SRTG memegang 270.946140 saham (8,835%) dari sebelumnya sebanyak 240.366.140 saham SRTG atau 7,84%.

Secara rinci, pada 13-20 April terjadi pembelian di harga Rp 1.051-Rp 1.100 sebanyak 11.193.300 saham dengan jumlah Rp 12,09 miliar.

Berikutnya pada 3-18 Mei, sebanyak 386.700 saham senilai Rp 425,12 juta, dan terakhir pada 30 September lalu sebanyak 19.000.000 saham senilai Rp 25,46 miliar, sehingga total saham dibeli 30.580.000 dengan nilai transaksi Rp 37,98 miliar atau 0,99% dari total saham beredar AGII.

Pembelian saham AGII oleh SRTG, 6 Oktober 2021/BEIFoto: Pembelian saham AGII oleh SRTG, 6 Oktober 2021/BEI
Pembelian saham AGII oleh SRTG, 6 Oktober 2021/BEI

Data perdagangan Rabu kemarin (6/10), mencatat saham AGII ambruk ke level terendah menyentuh auto reject bawah (ARB) -6,90% di Rp 1.485/saham dengan nilai transaksi Rp 30 miliar.

Dalam sepekan saham produsen tabung gas oksigen, yang sempat jadi rebutan saat rumah sakit kekurangan tabung gas, ini minus 4,8% dan sebulan naik 19%.

Sementara itu saham SRTG ditutup minus 1,08%, dan sebulan masih naik 10,21% di Rp 1.835/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 25 triliun.

Pada 20 Januari lalu, SRTG sempat mengurangi porsi saham di AGII setelah melepas 17.000.400 atau 17 juta saham AGII di harga penjualan Rp 1.950/saham sehingga mengantongi dana Rp 33,15 miliar.

SRTG merupakan salah satu perusahaan investasi yang terdiversifikasi. SRTG memiliki sejumlah saham baik di perusahaan publik maupun non-publik yang bergerak di sektor sumber daya alam seperti pertanian, pertambangan, sektor konsumen hingga infrastruktur.

Selain AGII, Saratoga punya saham PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG), PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), dan PT Provident Agro Tbk (PALM).

Sampai dengan September 2020, Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Menparekaf) masih mengusai 21,51% saham SRTG. Bersama dengan Edwin Suryadjaya (putra pendiri Grup Astra mendiang William Soeryadjaya), sebanyak 33,1% dan 32,72% sisanya dimiliki oleh PT Unitras Pertama

Pada awal Oktober ini, PALM, salah satu entitas investasi SRTG bersama Grup Provident juga berencana menjual seluruh saham anak usahanya, PT Mutiara Agam (MAG), yang mengelola kebun sawit, dengan nilai transaksi mencapai Rp 502,50 miliar.

Perusahaan bersama dengan PT Saratoga Sentra Business dan PT Provident Capital Indonesia selaku pemegang saham telah menandatangani perjanjian jual dan beli bersyarat untuk melepas seluruh saham MAG kepada PT Duta Agro Makmur Indah dan PT Lambang Jaya Agro Perkasa sebanyak 115.500 saham MAG.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading