Facebook Sempat Down, Sahamnya Ambruk 4% Lebih

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
05 October 2021 09:43
FILE PHOTO: The loading screen of the Facebook application on a mobile phone is seen in this photo illustration taken in Lavigny May 16, 2012. Thursday. REUTERS/Valentin Flauraud/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram sempat mengalami masalah atau down pada Senin (4/10/2021) malam hingga pagi tadi.

Down-nya ketiga aplikasi media sosial Facebook Group tersebut membuat saham Facebook yang terdaftar di indeks Nasdaq Composite, Amerika Serikat (AS) ditutup ambruk lebih dari 4% pada perdagangan Senin kemarin waktu setempat atau dini hari tadi waktu Indonesia.

Melansir data dari Investing.com, saham Facebook ditutup ambruk 4,89% ke level US$ 326,23/unit atau setara Rp 4,6 juta/saham, pada penutupan perdagangan Senin waktu AS.


Melemahnya saham Facebook pun turut memperberat kinerja indeks Nasdaq pada perdagangan kemarin, di mana indeks saham yang berisikan saham teknologi di AS tersebut ditutup ambruk 2,14% ke level 14.255,49.

Sebelumnya, tiga aplikasi media sosial dan aplikasi chat yakni Facebook, WhatsApp, dan Instagram mengalami putus koneksi alias down secara bersamaan pada Senin kemarin sejak pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, pengiriman pesan di Whatsapp mengalami gangguan dan tidak terkirim alias tidak ada centang sama sekali. Pengiriman pesan ini hanya meninggalkan status seperti lambang jam, atau belum terkirim.

Sementara aplikasi Instagram tidak menampilkan halaman terbaru atau tidak bisa refresh. Sementara di halaman reels hanya muncul layar hitam dan tulisan "we're sorry, but something went wrong. Please try again."

Bahkan, nama ketiga aplikasi itu juga masuk dalam trending topic Twitter dari malam kemarin hingga pagi tadi. Termasuk nama pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan dua aplikasi yang menggantikan WhatsApp yakni Telegram dan iMessage.

Laporan dari Downdetector, Facebook-WhatsApp-Instagram mendapat kebanjiran laporan dari para penggunanya. Pada laporan Facebook, laporan terbanyak terjadi pada Senin kemarin pukul 22:54 WIB sekitar 1.617 laporan. Laporan terbanyak berasal dari koneksi server, situs web, dan aplikasi.

Hal yang sama juga terjadi pada Whatsapp dengan laporan terbanyak pada Senin pukul 22:55 WIB dengan 4.684 laporan. Dengan kasus adalah koneksi server, mengirim pesan dan aplikasi.

Instagram juga mendapatkan laporan terbanyak pada Senin pukul 22:54 WIB dengan 2.397 laporan. Laporan terbanyak adalah koneksi server, aplikasi, situs web.

Hingga saat ini, belum jelas penyebab Facebook, WhatsApp dan Instagram kembali down bersamaan ini. Namun kejadian ini disebut pemadaman terburuk untuk Facebook group sejak insiden 2019 yang membuat situsnya offline selama lebih dari 24 jam.

Beberapa ahli keamanan siber menyebut masalahnya ada pada Domain Name System (DNS). Divisi analisis internet Cisco ThousandEyes mengatakan pengujian menunjukkan pemadaman karena kegagalan DNS.

DNS adalah sistem yang menerjemahkan nama situs web menjadi IP address yang dapat dibaca oleh komputer. DNS sering disebut sebagai buku telepon internet.

"Saya tidak tahu apakah saya pernah melihat pemadaman semacam ini dari perusahaan besar internet sebelumnya," ujar Doug Madory, direktur analisis jaringan dari perusahaan Kentik seperti dilansir dari CNN International, Selasa (5/10/2021).

"Bagi banyak orang Facebook merupakan internet untuk mereka." tambah Madory.

Doug Madory menambahkan perusahaan terkadang kehilangan konektivitas internet ketika mereka memperbaharui konfigurasi jaringan mereka. Hal ini pernah terjadi pada Fastly, perusahaan cloud computing AS yang mengalami pemadaman internet global selama 50 menit.

Engineer Utama Netscout mengatakan Facebook kemungkinan akan bekerja untuk memulihkan layanan secara bertahap, dan mungkin perlu beberapa waktu agar informasi yang ada "dapat diterima dan disebarkan ke seluruh dunia".


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading