Tak Selamat dari Tekanan Jual, IHSG Drop Nyaris 1%

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
01 October 2021 15:29
Ilustrasi Bursa. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,92% ke level 6.228,85 pada perdagangan Jumat (1/10/2021).

Pelemahan IHSG menyusul adanya profit taking setelah terjadi penguatan indeks dalam dua hari terakhir.

Sebanyak 203 saham menguat, 303 saham melemah dan 151 saham stagnan. Nilai transaksi tembus Rp 31,38 triliun.


Pendorong besarnya transaksi hari ini adalah adanya transaksi negosiasi di saham SUPR yang mencapai Rp 16 triliun sendiri. Di pasar reguler, asing membukukan beli bersih senilai Rp 1,36 triliun.

Saham yang paling banyak diborong asing adalah saham duo BUMN yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Nilai net buy asing di kedua saham tersebut masing-masing mencapai Rp 686,1 miliar dan Rp125,3 miliar.

Sementara itu saham yang paling banyak dilego asing adalah saham PT ABM Investama Tbk dengan net sell asing sebesar Rp 55 miliar.

Saham yang banyak dilepas asing selanjutnya adalah saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan net sell mencapai Rp 49,6 miliar.

IHSG sudah menguat dua hari terakhir dengan apresiasi sebesar 0,81% pada 29 September 2021 dan 2,02% kemarin.

Lari IHSG yang terlalu kencang dalam dua hari terakhir juga menimbulkan risiko adanya aksi profit taking yang bisa membuat IHSG ambles.
Ada dua rilis data ekonomi penting hari ini. Pertama adalah indeks PMI manufaktur RI yang tercatat naik menjadi 52,2.

Indeks PMI manufaktur menunjukkan bahwa aktivitas pabrik di dalam negeri mulai ekspansif seiring dengan pelonggaran yang diterapkan pemerintah di berbagai wilayah.

Rilis data kedua adalah inflasi. BPS melaporkan terjadinya deflasi sebesar 0,04% month on month (mom) di bulan September. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu inflasi tercatat naik 1,6%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Corona RI Mengkhawatirkan, IHSG Ambruk 1% Lebih di Sesi II


(hps/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading