Proyeksi Broker

Minim Katalis, Alert...IHSG Bisa ke 6.050 Hari Ini!

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
28 September 2021 08:32
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa ini (28/9) diperkirakan masih akan melanjutkan pelemahan seiring masih minimnya katalis positif dari dalam negeri.

Senin kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 0,36% ke level 6.122,49 poin dengan nilai transaksi Rp 11,57 triliun. Meskipun pelaku pasar melakukan pembelian bersih senilai Rp 355,04 miliar, pelemahan IHSG tetap tak terhindarkan.

Dalam risetnya, NH Korindo Sekuritas Indonesia memaparkan, saat ini, investor masih cenderung bersikap wait and see di tengah minimnya sentimen baru.


Di sisi lain, pelemahan IHSG sejalan dengan terkoreksinya indeks S&P 500 dan Nasdaq karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS memberi tekanan pada saham-saham berbasis teknologi.

"Untuk hari ini, IHSG berpeluang untuk melanjutkan koreksi dengan proyeksi rentang pergerakan di 6.050 - 6.150," tulis NH Korindo Sekuritas, Selasa (28/9/2021).

Sementara itu, pengamat pasar saham MNC Asset Management, Edwin Sebayang menilai, IHSG diperkirakan masih akan bergerak sideways pada perdagangan Selasa ini.

Pemicunya, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dengan tenor 10 tahun berpotensi memberikan tekanan bagi bursa saham tanah air.

Selain itu, dari dalam negeri, utang pemerintah pada Agustus 2021 tercatat meningkat menjadi Rp 6.625,4 triliun atau mencapai 40,84% terhadap PDB. Kemenkeu menyebutkan bahwa peningkatan utang tersebut dikarenakan adanya peningkatan belanja untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, terutama di sektor kesehatan dan perlindungan sosial.

Edwin memperkirakan, hari ini IHSG akan bergerak pada rentang 6.070 - 6.161.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

LQ45 Rebalancing, TINS & BRPT Masuk Gantikan BTPS & CTRA


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading