Mahfud Tagih Obligor BLBI: Berapa Hartamu, Mau Ngemplang?

Market - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
21 September 2021 12:28
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD Saat Konferensi Pers Progres Pelaksanaan Tugas Satgas BLBI .(Tangkapan Layar Youtube Kemenko Polhukam RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) telah berhasil menagih utang kepada sebagian obligor dan debitur. Di antaranya dalam bentuk uang maupun aset.

Hal ini disampaikan oleh Mahfud MD, Menko Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) dalam konferensi pers, Selasa (21/9/2021)

"Pertama sudah identifikasi aset dalam bentuk tanah 15,2 juta hektar. Yang 5,2 juta hektar di 5 kota sudah kita kuasai langsung kembali dan sekarang masuk ke sertifikasi atas nama negara, juga utang-utang dalam bentuk uang dan rekening, ," jelasnya.


"Pengakuan itu jalan, dia yang dipanggil semuanya merespon, pokoknya datang. Karena kalau gak datang, kita juga punya dokumen,: tegas Mahfud.

Mahfud memastikan utang yang ditagih akan disesuaikan dengan kondisi terkini.

"Ada yang punya utang Rp 58 triliun hanya jadi 17% dari itu. Itu karena sudah menyesuaikan situasi saat itu. Menilai hak utang, hartamu berapa kita hitung dalam bentuk pengakuan serahkan ke negara. Sudah begitu masa mau mengemplang," paparnya.

Proses penagihan ini akan dijalankan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, "Kebijakan pemerintah untuk itu selesai, sudah diputus secara politik di DPR dan memutuskan pemerintah secara sah dan sekarang tinggal mempercepat penagihan," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading