Di Depan Jokowi, Erick Targetkan Valuasi Pertamina Rp1.400 T

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
21 September 2021 12:02
Peresmian Pabrik Industri Baja PT. Krakatau Steel (persero) Tbk, Kota Cilegon 9Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memaparkan update terkini perihal pembentukan enam sub holding PT Pertamina (Persero) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dipaparkan Erick dalam peresmian pabrik industri baja milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) di Kota Cilegon, Banten, Selasa (21/9/2021).

Menurut Erick, sejauh ini, performa masing-masing subholding tergolong moncer. Misalnya di hulu disebut ada potensi temuan baru minyak dan gas sebesar 204 juta barel. Hal itu tentu positif di tengah tren penurunan produksi nasional.

"Di hulu sendiri itu sekarang di kuartal II kemarin di bulan Juni itu untung US$ 1 miliar dan ini terus kita lakukan yang selama ini juga kilang dan petrochemical menjadi beban kemarin sudah untung US$ 280 juta," ujar Erick.

Menurut dia, sub-sub holding Pertamina menjadi fondasi menuju valuasi US$ 100 miliar (Rp 1.400 triliun). Apalagi Pertamina sudah masuk ke dalam daftar 500 perusahaan terbesar di dunia.

"Jadi tidak ada istilah turun tapi harus terus naik. dan ini kita penting pondasinya kita jaga supaya di 2024 kita bisa punya penjualan US$ 92 miliar dan keuntungan di US$ 8 miliar sehingga valuasinya bisa US$ 100 miliar," kata Erick.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading