Ulasan Sepekan

Pasokan & Permintaan Mendukung, Harga Minyak Kompak Naik 3%

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
19 September 2021 15:05
Penambangan minyak mentah di AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia menguat sepekan ini, memperpanjang reli harga mingguan yang tercipta sepekan sebelumnya, menyusul ekspektasi pemulihan ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan Jumat (19/8/2021) harga minyak berjangka Brent melemah 0,44% ke US$ 75,3/barel, sedangkan harga minyak acuan AS yakni West Texas Intermediate (WTI) turun 0,88% ke US$ 71,97/barel.

Namun, koreksi sehari tersebut tidak cukup untuk menjungkalkan harga minyak sepekan. Harga minyak Brent selama sepekan terhitung melonjak 3,32%, sedangkan minyak WTI lompat 3,23%, melanjutkan reli sepekan sebelumnya masing-masing sebesar 0,43% dan 0,62%.


Kenaikan minggu kedua ini terjadi menyusul meningkatnya kepercayaan bahwa permintaan bahan bakar mulai membaik di tengah laporan efektifnya vaksin dalam menekan penyebaran virus Covid-19, di tengah optimisme kian pulihnya ekonomi AS.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis kenaikan penjualan ritel Agustus sebesar 0,7% (bulanan). Angka itu membalik estimasi ekonom dalam konsensus Dow Jones yang memprediksi pelemahan 0,8% (bulanan).

Artinya, terjadi kenaikan belanja di sana yang mengindikasikan konsumsi masyarakat mulai pulih. Ketika ekonomi membaik, permintaan energi pun bakal meningkat terutama untuk aktivitas transportasi.

Tatkala permintaan diprediksi menguat, sisi suplai justru saat ini sedang terganggu. Akibat badai Nicholas dan Ida 2 pekan lalu, nyaris sepertiga fasilitas produksi minyak di Teluk Meksiko belum juga bisa dioperasikan. Kawasan tersebut menghasilkan sekitar 26 juta barel minyak per tahun.

Gangguan suplai tersebut pun memicu kenaikan harga di tingkat global.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Minyak Jeblok 3% Lebih, Apa Kabar Supercycle Komoditas?


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading