Harta Karun RI Jadi Andalan Bos MIND ID Keruk Laba Rp 10 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
13 September 2021 17:15
Dok Instagram @orias_pm

Jakarta, CNBC Indonesia - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sektor Pertambangan, MIND ID, menargetkan pada akhir tahun ini akan mengantongi laba bersih senilai Rp 9 triliun sampai dengan Rp 10 triliun. Capaian ini disokong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas seperti emas, batu bara dan nikel.

Direktur Utama MIND ID atau PT Inalum (Persero), Orias Petrus Moedak mengatakan, sampai dengan semester pertama tahun ini perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 4,85 triliun, lebih baik dari tahun sebelumnya yang merugi sebesar Rp 1,8 triliun yang disebabkan oleh awal pandemi Covid-19.

Orias mengatakan, perolehan laba bersih yang meningkat signifikan ini disebabkan selain kenaikan harga komoditas juga efisiensi yang dilakukan di seluruh lini anak usaha MIND ID.


"Pada saat pandemi saya meminta di anak usaha melakukan stress test, seandainya kondisi Covid berlangsung terus apa yang terjadi di tahun 2020-2021, dan seterusnya. Dari itu mengambil langkah efisiensi dan membawa hasil sangat baik saat ini," kata Orias, dalam wawancaranya dengan CNBC Indonesia, Senin (13/9/2021).

Melihat pencapaian laba bersih di paruh pertama tahun ini, Orias meyakini di semester kedua akan mencapai hal yang sama. Sehingga sampai dengan akhir tahun, target laba bersih Rp 9 triliun sampai Rp 10 triliun akan tecapai.

"Kami menrgaetkan bisa mencapai Rp 9-10 triliun, itu target internal kami saya berhap kondis pasar seperti saat ini," katanya.

Kendati demikian, Orias memastikan efisiensi akan terus dipertahankan mengingat kenaikan harga komoditas ke depan masih akan terus berfluktasi tak selamanya tinggi.

"Efisiensi yang sudah jalan akan terus kita pertahankan, kita berharap pasar seperti ini," katanya.

Sebagai informasi, MIND Id mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,58 triliun pada semester I-2021, naik 3x lipat dibandingkan dengan capaian kuartal I-2021 sebesar Rp 1,6 triliun. Pendapatan perseroan pada semester I-2021 sebesar Rp 39,3 triliun dengan EBITDA sebesar Rp 11,15 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading