Kripto Big Cap Beragam, Harga Bitcoin-Cardano dkk Nyungsep!

Market - chd, CNBC Indonesia
13 September 2021 09:55
Ilustrasi Cardano (Photo by Executium on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mayoritas mata uang kripto (cryptocurrency) dengan kapitalisasi pasar terbesar terpantau bervariasi dengan mayoritas menguat pada perdagangan Senin (13/9/2021) pagi waktu Indonesia, setelah pada pekan lalu mengalami pelemahan.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:25 WIB, dari delapan kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin, koin digital bitcoin, cardano, dan solana terpantau melemah pada pagi hari ini. Sedangkan sisanya berhasil menguat.

Bitcoin melemah 0,26% ke level harga US$ 45.086,43/koin atau setara dengan Rp 641.579.899/koin (asumsi kurs hari ini Rp 14.230/US$), cardano tergelincir 5,98% ke level US$ 2,44/koin atau Rp 34.721/koin, dan solana ambruk 10,06% ke US$ 159,27/koin (Rp 2.266.412/koin).


Sedangkan sisanya kembali menguat pada hari ini. Ethereum menguat 1,11% ke level harga US$ 3.319,44/koin atau Rp 47.235.631/koin, binance coin bertambah 0,56% ke level US$ 405,2/koin (Rp 5.765.996/koin).

Berikutnya ripple melesat 1,12% ke US$ 1,09/koin (Rp 15.511/koin), polkadot meroket 16,27% ke US$ 36,92/koin (Rp 525.372/koin), dan dogecoin naik 0,23% ke US$ 0,2424/koin (Rp 3.449/koin).

Kripto

Dalam sepekan terakhir, mayoritas kripto big cap masih mengalami pelemahan sekitar belasan persen, di mana koin digital dogecoin menjadi yang paling parah pelemahannya dalam sepekan terakhir, yakni mencapai 22% lebih.

Sedangkan pelemahan yang paling minor atau paling rendah dibukukan oleh kripto bitcoin yang terkoreksi lebih dari 12% dalam sepekan terakhir.

Hanya koin digital solana dan polkadot yang masih melesat dalam sepekan terakhir, di mana solana melesat 12% lebih dan polkadot menguat 8% lebih.

Dari kapitalisasi pasarnya, koin digital solana dan polkadot pada pagi hari ini berhasil menyusuli kapitalisasi pasar dogecoin, di mana kapitalisasi pasar solana dan polkadot saat ini masing-masing mencapai US$ 47 miliar dan US$ 36 miliar. Sedangkan kapitalisasi pasar dogecoin turun menjadi US$ 32 miliar per hari ini.

Jebloknya harga bitcoin sepanjang pekan lalu sesuai dengan prediksi analis yang meramal bitcoin akan mencapai US$ 100.000/koin dalam enam bulan ke depan.

Prediksi tersebut diutarakan oleh Florian Grummes, direktur pelaksana di Midas Touch Consulting. Meski demikian, Grummes mengatakan sebelum mencapai US$ 100.000/koin, bitcoin diperkirakan akan berbalik merosot dulu. Ia menyarankan investor untuk menunggu bitcoin di kisaran US$ 34.000 hingga US$ 38.000/koin sebelum membeli.

"Apa yang kita alami dalam lima pekan terakhir adalah bagus, rebound yang tajam pascamengalami aksi jual yang menjadi ciri khas mata uang kripto," kata Grummes, sebagaimana dilansir Kitco, Kamis (26/8/2021).

"Jika ada aksi jual lagi, bitcoin berisiko ke US$ 25.000/koin. Itu masih mungkin terjadi, setelahnya bitcoin akan kembali ke kisaran US$ 35.000/koin dan kembali ke US$ 60.000/koin kemudian aksi beli akan kembali lagi. Saya pikir bitcoin akan menyentuh US$ 100.000/koin dalam enam bulan ke depan," tambahnya.

Sementara itu pada pekan lalu, El Salvador jadi negara pertama yang menggunakan bitcoin sebagai mata uang, alat tukar yang sah. Namun terobosan ini tidak berjalan mulus.

Sejumlah warga menggelar demonstrasi karena tidak percaya dengan keandalan dan keamanan bitcoin sebagai alat tukar. Nilai bitcoin yang bisa berubah signifikan dalam hitungan detik dapat mengacaukan transaksi.

Apalagi penetrasi teknologi informasi di negara kepulauan Karibia ini masih rendah. Hampir separuh penduduk El Salvador belum terjangkau akses internet dan kalaupun ada koneksinya tidak stabil.

Saat akan memperkenalkan bitcoin sebagai alat tukar yang sah, pemerintah El Salvador memborong 400 unit bitcoin senilai US$ 20 juta. Pemerintah menjanjikan bitcon senilai US$ 30 untuk setiap warganya.

Namun yang jadi masalah, tidak lama setelah itu harga bitcoin turun lebh dari 0,5%. Artinya, terjadi inflasi (penurunan nilai uang) lebih dari 0,5% dalam hitungan jam. Padahal biasanya inflasi sebesar itu adalah dalam sebulan.

Kisruh bitcoin di El Salvador menyebabkan sentimen negatif bagi aset-aset kripto pada pekan lalu, bahkan mungkin masih terjadi hingga pagi hari ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading