Buka-bukaan Bos BCA soal Target Kredit Bank & KPR

Market - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
10 September 2021 07:00
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Tangkapan Layar Webinar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja buka suara soal prospek penyaluran kredit perbankan di Tanah Air, termasuk penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR), di tengah pandemi Covid-19.

Terkait dengan KPR, hingga Agustus 2021, BCA mencatatkan penyaluran KPR yang cukup signifikan dibanding dengan periode yang sama tahun 2020.

Selain faktor kondisi bisnis yang sudah mulai bergerak kembali dan pelaksanaan program vaksinasi massal, pemerintah juga banyak memberikan stimulus guna menggerakkan roda perekonomian melalui penyaluran kredit perbankan.


Di tengah kenaikan KPR yang signifikan, Jahja mengatakan bahwa ia tidak menetapkan target tertentu untuk penyaluran kredit KPR pada tahun ini. Langkah yang dilakukan ialah, perseroan lebih menyukai memberikan bunga KPR yang rendah.

"Saya jarang memberi target. Saya paling enggak suka dengan target apalagi kredit. Kredit harus natural paling tidak bunga diturunin. Jadi kita berikan amunisi cukup dan bergerak sendiri," kata Jahja dalam acara Virtual Press Conference KPR BCA ONLINEXPO, Rabu lalu (8/9/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman juga mengatakan bahwa saat ini penyaluran KPR sangat bergairah. Permintaan KPR termasuk booking baru terus meningkat.

"Permintaan KPR penjualan atau booking baru dan angsuran tinggi itu dari tahun ke tahun berbeda paling rendah tahun lalu. Dalam setahun kita jualan total Rp 17,8 triliun. Itu lebih rendah dari sebelumnya. Pada 2021 ini akhir Agustus Rp 20,5 triliun sudah jauh di atas new booking setahun lalu. Mudah-mudahan bisa menyamai sebelum pandemi," paparnya.

Bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni Rp 810 triliun ini memang menggelar KPR BCA ONLINEXPO pada 9 September hingga 10 Oktober 2021.

Acara ini untuk mempertemukan nasabah maupun masyarakat umum dengan developer perumahan dan apartemen, kantor property agent yang menyediakan hunian di berbagai wilayah Indonesia secara virtual.

Jahja mengatakan pada kegiatan ini BCA akan mengajak milenial untuk memiliki hunian tetap di tengah pandemi. Itu lantaran ada banyak developer, retail dan furniture yang diajak ikut serta.

"Kami mengadakan online expo jadi kalau sejarahnya bisanya selalu mengadakan offline tapi kini online. Kami mencoba menawarkan KPR online yang diadakan secara serempak dan menggandeng lebih dari 300 perumahan dan apartemen, dan lebih dari 170 Kantor Property Agent dan retail furniture ternama yang akan menghadirkan berbagai promo menarik yang bisa dinikmati," kata Jahja.

Masyarakat atau milenial yang membeli akan dilakukan transparansi proses di mana bisa dicek secara realtime melalui fitur tracing KPR pada rumahsaya.bca.co.id.

Sementara itu, EVP Consumer Loan BCA, Felicia M. Simon mengatakan konsumen akan dimanjakan dengan ragam penawaran terbaik dan masyarakat dapat mengakses melalui bca.id/kprexpo.

Selain itu, menurutnya KPR BCA ONLINEXPO juga akan menghadirkan berbagai promo seperti pilihan suku bunga spesial KPR bisa dinikmati konsumen, di antaranya bunga yang ringan dan fleksibel, salah satunya adalah bunga tetap (fixed) 3 tahun sebesar 4,5% eff.p.a (effective per annum) yang berlaku untuk rumah baru dan bekas (second).

Per Juni 2021, BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 14,5 triliun, atau naik 18,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 12,24 triliun.

Penyaluran kredit tumbuh 0,8% di Juni secara year to date (ytd), di mana segmen korporasi dan KPR masing-masing naik 2,1% dan 3,8% ytd. Sementara itu, kredit komersial dan UKM membaik.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading