Investasi Emas Auto Cuan? Cek 'Ramalan' Harganya di Sini...

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
07 September 2021 14:15
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas diperkirakan masih dalam tren naik. Dalam waktu dekat, berinvestasi di logam mulia sepertinya cukup menguntungkan.

Pada Selasa (7/9/2021) pukul 13:12 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.816,34/troy ons. Turun 0,35% dibandingkan hari sebelumnya.

Namun diam-diam harga komoditas ini masih dalam tren bullish. Dalam sebulan terakhir, harga emas masih membukukan kenaikan 5,32% secara point-to-point.


Mengutip riset ICDX, harga emas dalam tren naik seiring kelesuan nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Dalam sepekan terakhir, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang dunia) melemah 0,44% secara point-to-point.

Harga emas dan kurs dolar AS punya hubungan berbanding terbalik. Saat dolar AS terdepresiasi, harga emas malah naik.

Ini karena emas adalah komoditas yang dibanderol dalam dolar AS. Pelemahan dolar AS akan membuat emas jadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas naik, harga pun terungkit.

Akhir pekan lalu, Kementerian Ketenagakerjaan AS melaporkan perekonomian Negeri Paman Sam menciptakan 235.000 lapangan kerja pada Agustus 2021. Jauh lebih rendah dibandingkan konsensus pasar yang memperkirakan di angka 720.000 dan menjadi yang terendah sejak Januari 2021.

"Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa rilis data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan disebabkan oleh varian Delta Covid-19. Presiden Biden juga menghimbau untuk melakukan vaksinasi untuk menekan kasus tambahan Covid-19," sebut riset ICDX.

Dengan data ketenagakerjaan yang mengecewakan itu, lanjut riset ICDX, minat pasar akan dolar AS berkurang dan investor beralih kembali kepada emas. Ke depan, pasar menanti langkah lanjutan dari bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) terutama terkait arah kebijakan moneter yang dapat mempengaruhi kinerja dolar AS.

"Usai rilis data tenaga kerja AS, harga emas berada di atas zona support yang berada di US$ 1.816/troy ons hingga ke zona resistance yang berada di US$ 1828/troy ons Support terjauh harga emas yang perlu diperhatikan berada di area US$ 1.816-1.809/troy ons. Sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 1.837-1.843/troy ons," lanjut riset ICDX.


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading