Gainers-Losers Sesi II

Saham BOSS-BEBS Melesat, REAL-WMUU Kena Profit Taking!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
03 September 2021 15:57
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten batu bara PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) dan emiten produsen beton ready mix dan r PT Berkah Beton Sadaya (BEBS) menjadi jawara pada perdagangan hari ini, Jumat (3/9/2021).

Berbeda, saham emiten yang bergerak di bidang usaha penjualan real estate PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) dan emiten sektor perunggasan (poultry) PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) harus rela berbagi tempat di daftar top losers.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil heroik hari ini, setelah berhasil berbalik arah dari merah pada pagi tadi ke hijau pada akhir sesi II. IHSG melesat 0,80% ke posisi 6.126,921 pada penutupan sesi II perdagangan Jumat (3/9).


Menurut data BEI, ada 240 saham naik, 238 saham merosot dan 164 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,77 triliun dan volume perdagangan mencapai 20,09 miliar saham.

Investor asing pasar saham masuk ke bursa Tanah Air dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 241,62 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 64,03 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (3/9).

Top Gainers

  1. Trinitan Metals and Minerals (PURE), saham +34,52%, ke Rp 113, transaksi Rp 29,8 M

  2. Borneo Olah Sarana Sukses (BOSS), +34,33%, ke Rp 90, transaksi Rp 51,0 M

  3. Ever Shine Tex (ESTI), +10,71%, ke Rp 124, transaksi Rp 15,7 M

  4. Berkah Beton Sadaya (BEBS), +8,60%, ke Rp 1.200, transaksi Rp 95,9 M

  5. Cahayaputra Asa Keramik (CAKK), +7,35%, ke Rp 73, transaksi Rp 19,9 M

Top Losers

  1. Repower Asia Indonesia (REAL), saham -6,96%, ke Rp 107, transaksi Rp 35,2 M

  2. Widodo Makmur Unggas (WMUU), -6,95%, ke Rp 174, transaksi Rp 21,7 M

  3. Hasnur Internasional Shipping (HAIS), -6,90%, ke Rp 324, transaksi Rp 20,6 M

  4. PAM Mineral (NICL), -6,84%, ke Rp 109, transaksi Rp 92,9 M

  5. Bank MNC Internasional (BABP), -6,83%, ke Rp 382, transaksi Rp 175,4 M

Saham BOSS melejit 34,33% menghentikan tren koreksi selama 3 hari terakhir. Dengan ini, dalam sepekan saham BOSS naik 28,57%, sementara dalam sebulan terkerek 23,29%.

Kenaikan saham BOSS berbarengan dengan beberapa saham batu bara lainnya, seperti saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang naik 4,57% dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 5,66%.

Lonjakan saham batu bara didorong sentimen harga kontrak berjangka (futures) batu bara yang kembali naik dan mencetak rekor baru. Kini harga sudah berada di atas US$ 175/ton.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat US$ 175,05/ton. Melesat 1,13% dibandingkan hari sebelumnya. Ini adalah rekor harga tertinggi, setidaknya sejak 2008.

Selain saham BOSS, saham BEBS juga terkerek 8,60%, melanjutkan kenaikan 10,50% pada perdagangan kemarin. Dalam sepekan, saham ini naik 14,29%, sementara dalam sebulan 'terbang' 124,30%.

Pada 23-26 Agustus lalu, saham BEBS sempat mencatatkan reli kenaikan seiring kabar Ustaz Yusuf Mansur, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, dan juga pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren) memborong saham tersebut.

Pada Juni 2021 Yusuf Mansur telah menekan kontrak kerjasama dengan BEBS lewat PT Apel Mas Indonesia (AMI), perusahaan air minum milik YM. Kerja sama senilai Rp 125 miliar akan digunakan untuk membangun pabrik air mineral AMI.

Sementara, saham REAL ambles hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 6,96%. Investor tampaknya mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah melaju kencang dalam 2 hari terakhir. Dalam sepekan saham ini stagnan, sementara selama sebulan melambung 114,00%.

Seperti saham BEBS di atas, sebelumnya, saham ini mulai bangkit dari level Rp 50/saham dan melonjak lebih dari 30% pada Senin (16/8) sampai Kamis (19/8), seiring adanya kabar Ustaz Yusuf Mansur membeli saham tersebut senilai Rp 30 miliar pada Senin 2 pekan lalu.

Setali tiga uang, saham WMUU menyentuh batas ARB 6,95% ke Rp 174/saham. Pelaku pasar juga mulai merealisasikan aksi profit taking setelah saham ini melesat dalam 3 hari terakhir.

Kemarin, saham WMUU ditutup menjadi top gainers dengan melejit 16,15%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading