Kontrak Panjang Dengan PLN, GTSI Bangun Infrastruktur FSRU

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
03 September 2021 14:10
Akan IPO, Begini Peluang Bisnis Infrastruktur LNG di GTS Internasional (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pelayaran LNG pertama di Indonesia, PT GTS Internasional Tbk (GTSI) bersiap untuk melakukan penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan menetapkan harga pelaksanaan IPO Rp 100 per saham, GTSI menargetkan meraup dana segar Rp 240 miliar.

Direktur Utama GTS International Kemal Imam Santoso mengatakan dengan melantai di bursa menjadi kesempatan bagi investor untuk masuk pada bisnis yang stabil dalam jangka panjang. Apalagi tanda pemulihan ekonomi dan terkendalinya pandemi Covid-19 sudah mulai terlihat.

Kemal mengatakan 60% dana IPO ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur gas Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) seiring dengan adanya kontrak jangka panjang dengan PLN selama 15 tahun.


"Dengan kontrak jangka panjang dan sangat jelas, yakni BUMN sebagai off taker. Makanya Capex yang disiapkan harus besar, seperti maintenance kapal misalnya. Pencapaiannya kami harap bisa memenuhi suplai yang dijanjikan dengan tepat, baik secara harga, waktu, dan kualitas , dan safety," ujar Kemal dalam Profit CNBC Indonesia, Jumat (3/9/2021).

Setiap tahunnya kebutuhan LNG masih tumbuh 17-22%, sehingga potensi yang dimiliki perusahaan pun masih besar. Apalagi gas merupakan salah satu faktor penting bagi pertumbuhan industri seiring perbaikan ekonomi.

"Kalau perekonomian membaik dan konsumsi domestik meningkat tentu penggunaannya akan meningkat. Wilayah Indonesia sangat luas, dan di wilayah timur memiliki ladang gas terbesar, meski saat ini masih menjadi tantangan tapi ketika ekonomi disana meningkat maka bisa jadi potensi agar perekonomian disana bergerak lebih cepat, karena pasti membutuhkan gas," pungkasnya.

GTSI kini sudah beroperasi selama 30 tahun dan menjadi pelopor dalam mengoperasikan kapal LNG dan FSRU, infrastruktur penyedia LNG bagi kebutuhan pembangkit listrik. GTSI berperan pada empat dari lima FSRU yang beroperasi di Indonesia. Dengan rencana tersebut, GTSI akan membangun FSRU permanen untuk melayani kebutuhan listrik di area Sulawesi Utara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Prospek Pengembangan Bisnis GTSI di Sektor Green Energy


(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading