Bitcoin On Fire, Saat Cardano & Dogecoin Rontok

Market - chd, CNBC Indonesia
26 August 2021 09:44
Ilustrasi/ Cryptocurrency / Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga mayoritas mata uang kripto (cryptocurrency) berbalik menguat pada perdagangan Kamis (26/8/2021) pagi waktu Indonesia, di tengah kembali meningginya volatilitas kripto, di mana pada perdagangan Rabu (25/8/2021) kemarin sempat bergerak melemah.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:15 WIB, dari enam kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin, hanya koin digital cardano dan dogecoin yang diperdagangkan di zona merah pada pagi hari ini.

Cardano merosot 1,56% ke level harga US$ 2,73 per koin atau setara dengan Rp 39.339 per koinnya (asumsi kurs hari ini Rp 14.410/US$) dan dogecoin melemah 1,11% ke level US$ 0,2899 per koin atau Rp 4.177 per koinnya.


Sedangkan sisanya berhasil berbalik arah ke zona penguatan pada pagi hari ini. Bitcoin melesat 1,22% ke level harga US$ 48.780,29 per koin atau Rp 702.923.979 per koinnya, ethereum menguat 0,46% ke level US$ 3.222,82 per koin (Rp 46.440.836 per koin).

Berikutnya binance coin meroket 6,12% ke US$ 512,1 per koin (Rp 7.379.361 per koin) dan ripple naik 0,38% ke posisi harga US$ 1,17 per koin (Rp 16.860 per koin).

Kripto

Sempat menyentuh level psikologis US$ 47.000 pada Rabu (25/8/2021), harga bitcoin pada pagi hari ini kembali menyentuh level psikologis di US$ 48.000, karena investor merespons sinyal jenuh jual (oversold) intraday.

Meskipun saat ini volume transaksi bitcoin lebih rendah, namun beberapa analis memperkirakan bitcoin akan kembali berkonsolidasi mendekati level rekor tertingginya.

Sementara itu dari kripto berkapitalisasi pasar terbesar lainnya, yakni ethereum dan cardano juga tak kalah menarik dari bitcoin, di mana keduanya saat ini seperti sedang bersaing secara sehat.

Cardano saat ini turun dari level tertinggi sepanjang masanya di sekitar US$ 3 dan dapat menemukan support yang lebih rendah antara US$2,40-US$ 2,60. Cardano juga masih tetap dalam mode breakout setelah berhasil menahan garis moving average (MA) 200 hari di bulan Juli.

Bahkan dalam sepekan terakhir, harga cardano masih cukup eksis dengan melesat nyaris 28%.

Beberapa analis melihat cardano dapat menjadi saingan utama bagi koin digital dengan kapitalisasi pasar kedua, yakni ethereum.

"Blockchain ini dijuluki sebagai 'Layer 1' karena mereka menyediakan dua fungsi utama, yakni menyelesaikan aktivitas keuangan on-chain dan meluncurkan aplikasi terdesentralisasi," tulis manajer aset digital 21Shares, dilansir dari CoinDesk.

"Kami percaya bahwa kebangkitan kripto Layer 1 di luar ethereum ini sebagian besar didorong oleh aktifnya investor ritel, karena produk investasi tingkat institusional pada aset dasar ini hanya tersedia di rangkaian produk kami, kecuali untuk Luna, yang tidak ditawarkan oleh penerbit saat ini," tambah 21Shares.

Adapun untuk koin digital 'meme' dogecoin pada pagi hari ini masih diperdagangkan di zona merah dan dalam sepekan terakhir juga masih melemah hingga 4% lebih.

Di lain sisi, EToro, perusahaan broker multi-aset melaporkan kinerja keuangannya pada kuartal II-2021 Rabu kemarin.

Perseroan melaporkan komisi perdagangan mencapai US$ 362 juta, meningkat 125% secara tahunan (year-on-year/YoY). Yoni Assia, salah satu pendiri dan CEO eToro, mengatakan bahwa para trader telah melakukan diversifikasi di seluruh kripto dan saham pada tahun ini.

"Investor ritel di platform kami tidak pernah benar-benar keluar dari pasar selama terjadinya koreksi harga beberapa bulan lalu dan investor mayoritas bertahan dan terus menahan bahkan menambah kepemilikannya," kata Assia, dikutip dari CoinDesk.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kripto Mulai Ambles Lagi, Bitcoin Gagal Capai US$ 50.000


(chd/chd)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading