Gainers-Losers Sesi II

Saham Yusuf Mansur & Salim Jadi Jawara Saat IHSG Anjlok 2%

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
19 August 2021 16:30
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten yang bergerak di bidang usaha penjualan real estate PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) dan emiten Grup Salim PT Indomobil Multi Jasa (IMJS) menjadi jawara pada perdagangan hari ini, Kamis (19/8/2021).

Di kutub yang berbeda, dua saham bank mini alias bank BUKU II (bank dengan modal inti Rp 2 triliun-Rp 5 triliun), yakni bank Grup MNC PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) dan PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) terjungkal di deretan top losers.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 'terbakar' hari ini. IHSG anjlok 2,06%, meninggalkan level psikologis 6.000, ke posisi 5.992,322 pada penutupan sesi II perdagangan Kamis (19/8).


Menurut data BEI, ada 120 saham menguat, 407 saham melemah dan 120 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,72 triliun dan volume perdagangan mencapai 24,29 miliar saham.

Di tengah anjloknya IHSG, investor asing pasar saham masuk ke bursa domestik dengan catatan beli bersih asing mencapai Rp 296,82 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 56,11 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (19/8).

Top Gainers

  1. Weha Transportasi Indonesia (WEHA), saham +34,86%, ke Rp 236, transaksi Rp 53,8 M

  2. Sunindo Adipersada (TOYS), +33,80%, ke Rp 95, transaksi Rp 30,0 M

  3. Repower Asia Indonesia (REAL), +31,11%, ke Rp 118, transaksi Rp 299,0 M

  4. Berkah Beton Sadaya (BEBS), +12,96%, ke Rp 488, transaksi Rp 66,0 M

  5. Indomobil Multi Jasa (IMJS), +10,53%, ke Rp 378, transaksi Rp 77,4 M

Top Losers

  1. Bank MNC Internasional (BABP), saham -6,97%, ke Rp 374, transaksi Rp 187,4 M

  2. Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT), -6,90%, ke Rp 324, transaksi Rp 110,5 M

  3. Multipolar (MLPL), -6,85%, ke Rp 408, transaksi Rp 107,1 M

  4. Bank QNB Indonesia (BKSW), -6,61%, ke Rp 226, transaksi Rp 39,9 M

  5. Wintermar Offshore Marine (WINS), -6,43%, ke Rp 131, transaksi Rp 14,2 M

Pada hari ini saham REAL kembali melesat 31,11% ke Rp 118/saham. Dengan ini, saham REAL sudah melonjak lebih dari 30% selama 3 hari beruntun, usai 'tidur panjang'. Praktis, dalam sepekan saham REAL 'terbang' 136,00%.

Kenaikan saham REAL minggu ini terjadi seiring adanya kabar Ustaz Yusuf Mansur membeli saham tersebut senilai Rp 30 miliar pada Senin (16/8) lalu.

Saham ini cenderung saham 'tidur', karena jarang sekali beraktivitas di bursa sejak debutnya pada 6 Desember 2019. Terakhir kali saham REAL bergerak adalah pada 26 November 2020 ketika ditutup naik 4,00% ke Rp 52/saham.

Memang, saham ini hanya sempat menikmati 'kejayaan' pada awal-awal sejak 'manggung' di bursa, puncaknya pada 3 Januari 2020 ketika ditutup di harga tertinggi sepanjang masa Rp 540/saham. Setelah itu saham ini cenderung bergerak menurun hingga akhirnya di level Rp 50/saham sejak 27 Juli 2020.

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur, yang juga pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, menegaskan ada rencana besar di balik upayanya membeli saham emiten 'gocap' ini.

"Bismillaah walhamdulillaah. Ini saham gocap, hehehe. tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan. Bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. Tumbuh dan besar bareng, saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya," kata YM dalam unggahan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew.

Selain saham REAL, saham IMJS terkerek 10,53%, melanjutkan kenaikan 6,88% pada Rabu kemarin. Saham induk IMJS, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) juga naik 5,06% hari ini.

Sementara, saham BABP anjlok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 6,97%. Ini membuat saham BABP sudah 7 hari ambles, dengan 6 di antaranya menyentuh ARB. Dalam sepekan terakhir saham ini tergerus 30,09%, sementara dalam sebulan naik 35,51%.

Bersama saham BABP, saham BKSW juga menembus batas ARB 6,61%, melanjutkan tren pelemahan sejak 6 hari lalu. Dalam seminggu saham ini tergerus 25,17%, sementara dalam sebulan melesat 19,58%.

Turunnya kedua saham tersebut bersamaan dengan merosotnya 14 saham bank mini lainnya. Saham bank Grup Salim PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), contohnya, terjun 6,99% ke Rp 3.460/saham. Lalu, saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) ambles 6,80% dan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) tergerus 6,67%.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading