Lo Kheng Hong Buka-bukaan Alasannya Fokus Borong Saham

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
18 August 2021 11:15
Dok.Lo Kheng Hong

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor saham kondang Lo Kheng Hong (LKH) buka-bukaan mengenai alasannya menjadi seorang investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1989 silam.

Investasi ini dimulainya dengan menyisihkan gajinya saat masih bekerja di sebuah bank hingga akhirnya pada 1996 dia memutuskan untuk fokus menjadi investor saham.

Dia menyebutkan potensi untuk berinvestasi di saham lebih besar dibanding hanya menyimpan uang di bank. Kendati dia pernah bekerja di bank bahkan dia tidak menyimpan dananya di bank.


"Kenapa saya memilih untuk menjadi investor saham karena di bursa saham itu ada uang yang sangat besar. Kita liat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada saat ini saham-saham yang diperdagangkan nilainya kira-kira Rp 7 ribu triliun lebih," kata dia dalam sebuah webinar, dikutip Rabu (18/8/2021).

Untuk itu menurut dia pasar saham adalah tempat yang tepat untuk bisa mencari kekayaan.

Selain itu, pertimbangan lainnya adalah bahwa emiten memberikan produk dan jasa kepada masyarakat. Bahkan produknya bisa dilihat sehari-hari mulai dari bangun tidur hingga berkegiatan sehari-hari, bahkan beberapa di antaranya produknya ada yang mendunia.

"Kenapa saya memilih untuk menjadi investor saham karena perusahaan publik banyak menciptakan lapangan pekerjaan," imbuh dia.

Selain itu, pertimbangannya adalah perusahaan publik merupakan pembayar pajak yang besar untuk Indonesia.

Dia mencontohkan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) pada 2019 lalu membayarkan pajak hingga Rp 70 triliun kepada negara, bahkan di tengah pandemi tahun lalu pajak yang disetorkan nilainya naik menjadi Rp 80 triliun.

"Pajak dipakai untuk apa? Untuk pembangunan, untuk membantu rakyat miskin, untuk penanganan pandemi ini," jelas dia.

Alasan selanjutnya adalah karena BEI terbukti memberikan imbal hasil yang tertinggi di dunia bagi dirinya. Lalu, untuk bisa mendulang cuan di bursa saham itu sangat mudah, sebab tinggal membeli saham dan tinggal menunggu untuk mendapatkan keuntungan.

Dia mencontohkan langkah investor global yang menjadi panutannya, Warren Buffet, pemilik Berkshire Hathaway Inc, yang membeli saham Apple Inc. yang kemudian mendapatkan keuntungan hingga Rp 600 triliun.

"Cari duit di mana sih beli saham satu, ngga usah kerja keras bisa dapet uang Rp 600 triliun. Jadi itulah mengapa saya memilih menjadi investor saham karena enam hal itu," tandasnya

Sebagai informasi, Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor paling sukses di pasar modal Tanah Air.

Dia memegang lima emiten dengan porsi di atas 5% yakni saham emiten pabrik ban PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), kontraktor batu bara PT Petrosea Tbk (PTRO), emiten logistik dan pelayaran PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), emiten media PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan emiten multifinance PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gegara Batu Bara, Emiten Lo Kheng Hong Cetak Laba 1H Rp 172 M


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading