Jeger! Yusuf Mansur Borong 600 Juta Saham Emiten Properti Ini

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
15 August 2021 18:10
Ustaz Yusuf Mansur/Detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Ustaz Yusuf Mansur, Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, dan juga pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren) membeli sebanyak 6 juta lot saham (600 juta saham) emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL).

Pembelian yang dilakukan via perusahaan sekuritas UOB Kay Hian Sekuritas itu dilakukan di harga saham Repower saat ini yakni Rp 50/saham sehingga dana yang dikucurkan sekitar Rp 30 miliar.

"Ini bisa jadi Ferrari-nya saya dan Daarul Qur'an, kan impiannya banyak, salah satu impian yakni membangun kawasan pesantren di mana saja, di kota-kota besar terutama, yang mana itu kawasan akan berisi 100 brand pesantren sehingga dalam 1 tahun, santri bisa 100.000 orang dari 100 pesantren, jadi 6-10 tahun ke depan 1 juta santri di satu kawasan, recurring income bisa Rp 3 triliun per bulan," kata YM, panggilan akrabnya, dihubungi CNBC Indonesia, Minggu (15/8).


"[Potensi] ini kan perlu kendaraan, gak bisa skema perbankan, harus skema rights issue [penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu/HMTED] dan IPO [penawaran umum saham perdana, initial public offering], dan perusahaan ini kan sudah IPO, tinggal rights issue saja," katanya.

Dia mengatakan pembelian itu memang sebanyak 600 juta saham di harga saham saat ini, dan ke depan akan kembali membeli saham REAL tetapi dalam bentuk inbreng aset lahan, bukan dengan dana tunai.

"Saya 6 juta lot, itu baru aksi perdana abis berikutnya beli pake aset inbreng, berikutnya, ga pake duit," tegas YM.

Jumlah pembelian saham tersebut setara dengan sekitar 9% dari total saham bereda REAL sebanyak 6,63 miliar saham.

Per Maret 2021, saham REAL dipegang oleh PT Enam Berlian Sinergi sebanyak 46,72% (3.099.480.000 saham), lalu PT Harmoni Harum Propertindo 15,57% (1.033.160.000 saham), dan investor publik 37,70% (2.500.970.151 saham).

Berdasarkan laporan keuangan, ruang lingkup kegiatan REAL adalah menjalankan usaha dalam real estate yang dimiliki sendiri atau disewa. Saat ini kegiatan usaha utama REAL adalah dalam bidang usaha pembelian, penjualan, pengoperasian real estat. Perusahaan berkantor pusat di Jalan Warung Buncit Raya No.65 Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

DER rendah

Data BEI mencatat, saham REAL termasuk saham gocap alias dengan harga terendah Rp 50/saham.

Pada perdagangan Jumat lalu (13/8), saham REAL hanya ditransaksikan Rp 114 juta dengan volume perdagangan 2,28 juta saham. Kapitalisasinya juga hanya Rp 331 miliar.

Per Maret 2021, penjualan perusahaan baru mencapai Rp 4,94 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 4 miliar. Sementara laba bersih di Q1-2021 baru mencapai Rp 580 juta, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 410,67 juta.

Tapi aset perusahaan mencapai Rp 352,23 miliar, dari akhir Desember 2020 sebesar Rp 352 miliar.

Kewajiban perusahaan hanya sebesar Rp 1,67 miliar, dari Desember 2020 sebesar Rp 2,61 miliar. Adapun ekuitas mencapai Rp 350,56 miliar dari Rp 349,98 miliar di Desember 2020 sehingga tingkat debt to equity ratio (DER) hanya 0,004 kali.

YM mengakui bahwa saham REAL memang masuk saham gocap, tetapi menurut dia dari sisi prospek bisnis sangat menjanjikan. 

"Bismillaah walhamdulillaah. Ini saham gocap, hehehe. tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan. Bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. Tumbuh dan besar bareng, saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya," kata YM dalam unggahan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew.

Instagram @yusufmansurnewFoto: Instagram @yusufmansurnew
Instagram @yusufmansurnew

Dia mengatakan banyak potensi menarik di bisnis REAL ke depan, misalnya pengembangan pesantren di 100 kota dan bisnis propertinya.

"Yang berarti akan ada 100 proyek properti, sebab nempel sama pesantren... keptif market banget-banget... atau mengundang pemilik-pemilik tanah kecil.... 100 meter sampai dengan 1.000 meter.... di kota-kota besar... diisengin bangun cluster kecil-kecil.. pemilik tanah langsung jadi CEO, yang ngerajut, REAL... ini bakal gila... masuk 1000 tanah aja... udah langsung 1.000 cluster... kita bisa rights issue bareng... inbreng aset... gede banget ini."

"Belum lagi revitalisasi rumah orang-orang kampung di perumahan-perumahan gede... ini banyak loh... misal kayak orang Betawi di BSD... masih banyak yang ribuan meter sampe hektar, diisi sama keluarga-keluarga Betawi. Ini jumlahnya busa ratusan, kerja sama begini, apalagi bisa melibatkan BUMN-BUMN Properti... wuih, sedap dah... insyaaaAllah... jalan kenceng nambahin gerak ekonomi Indonesia."

Meski demikian YM tidak memungkiri masih ada masalah yang juga akan segera diselesaikan.

"Btw, saya Yusuf Mansur... ga menutup diri dan ga menutup mata, bahwa saya juga ada masalah... ada kesulitan, ada kesusahan... ada persoalan... karena itu, saya minta maaf ke kawan-kawan.. dan minta didoakan... agar bisa menyelesaikan semuanya."

"Plus bisa menuntaskan opportunity ke depan ini. Buat kemajuan bersama... tapi kalau soal saya nipu, jahatin orang, ga banget. Saya bertawakkal kepada Allah... semoga Allah lindungi kita semua... dari semua kesalahan, kejahatan, keburukan, dosa, dan maksiat, diri kita sendiri dan dari seluruh makhluknya Allah."


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading