Pegang 21%, Anthoni Salim Bakal Tambah Lagi Saham Medco?

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
05 August 2021 14:52
Anthoni Salim

Jakarta, CNBC Indonesia - Grup Salim yang dikendalikan taipan Anthoni Salim disebut-sebut akan menguasai lebih dari 60% saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), emiten migas milik Keluarga Panigoro, setelah sebelumnya sudah menjadi pemegang saham.

Berdasarkan data terbaru kepemilikan saham di atas 5% yang dirilis rutin oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (BEI), per 3 Agustus, tampak bahwa Grup Salim, melalui Diamond Bridge Pte Ltd, masih menggenggam 21,46% saham MEDC.

Pencatatan itu lewat pemegang rekening efek PT Nikko Sekuritas Indonesia. Jumlah itu setara dengan 5.395.205.771 saham. Selain itu status saham Grup Salim di MEDC juga sudah terlepas dari sebelumnya berstatus gadai (pledge).


Jika membandingkan dengan status saham Salim di MEDC di awal Juli, ada status gadai sebanyak 665.000.000 dan 3.165.690.801 dari total porsi 5,39 miliar saham itu.

Adapun di awal Juni, tepatnya 8 Juni, status gadainya baru berlaku atas 665.000.000 saham, sama dengan posisi gadai saham di akhir Desember 2020.

Sementara itu, Keluarga Panigoro lewat PT Medco Daya Abadi Lestari (MDAL) memegang 51,50% atau setara dengan 12.944.140.124 saham Medco.

Mengacu laporan keuangan, Salim pertama kali masuk ke MEDC pada 15 Januari 2018. Saat itu Diamond Bridge mengakuisisi 2.055.701.884 saham perusahaan dari MDAL, beserta 1.027.850.942 waran terkait, sehingga dampak setelah transaksi, Diamond Bridge memiliki 21,6% saham beredar perusahaan.

Perusahaan ini beralamat di 150 South Bridge Road 11-04, Fook Hal Building, Singapura.

Sementara itu, potensi Diamond Bridge menjadi pemegang saham mayoritas terbuka lantaran Diamond disebut menjadi kreditur MDAL, dalam proses mengakuisisi perusahaan migas asal Inggris, Ophir Energy Plc di 2019.

Dalam perjanjian pendanaan akuisisi itu, Diamond Bridge disebut memiliki opsi untuk mengonversi utang menjadi saham. Sebab itu, terbuka peluang Grup Salim bakal memegang lebih dari 60% saham MEDC.

CNBC Indonesia mencoba menghubungi Direktur Utama MEDC Hilmi Panigoro terkait dengan hal ini tetapi belum ada jawaban resmi. Manager External Communication dan Media Relations Medco E&P Indonesia Leony Lervyn belum bisa berkomentar terkait dengan informasi pemegang saham.

"Mohon maaf, kami tidak bisa memberikan jawaban atas nama pemegang saham," katanya, Kamis siang (5/8).

Per Maret 2021, data laporan keuangan menunjukkan MDAL memegang 51,58% saham Medco, Diamond 21,50%, PT Medco Duta 0,19%, PT Multifabrindo Gemilang 0,04% dan sisanya komisaris dan direksi. Sementara Hilmi juga pegang 0,06%, dan investor publik 26,09%.

Dalam siaran persnya di Maret 2018, MDAL, menginformasikan bahwa per 28 Maret 2018, perusahaan telah mengkonsolidasikan kepemilikan saham keluarga Panigoro di Medco Energi atas nama Medco Daya/MDAL dan menjadikannya pemegang saham dengan kepemilikan sebesar 50% lebih di Medco Energi.

Konsolidasi dilakukan melalui penyaluran 7.523,96 juta saham MedcoEnergi secara kolektif dari Encore Energy Pte. Ltd. dan Clio Capital Ventures. Ltd, kepada Medco Daya/MDAL.

Saham telah ditransaksikan silang di Bursa Efek Indonesia melalui penyelesaian di pasar negosiasi dengan harga rata-rata Rp 1.357 per saham dan perpindahan kepemilikan saham saat ini tidak mengakibatkan perubahan kendali atas Medco Energi. MDAL dimiliki sepenuhnya oleh anggota Keluarga Panigoro yang dipimpin oleh Arifin Panigoro.

Sementara itu, berdasarkan dokumen prospektus akuisisi Ophir, Diamond Bridge Pte disebutkan adalah perusahaan Singapura dan menjadi holding company yang dikendalikan oleh Anthoni Salim.

Data BEI mencatat, jelang penutupan sesi II, Kamis ini, saham MEDC turun 4,02% di Rp 476/saham dengan nilai transaksi Rp 44,6 miliar, dengan kapitalisasi pasar Rp 12 triliun. Sebulan saham MEDC minus 24% dan year to date juga turun 19%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading