Heboh Nuduh Uang Hilang di BRI, Netizen Ini Malah Ngaku Salah

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
30 July 2021 21:24
Ist

Jakarta, CNBC Indonesia- Belum lama ini jagat maya dihebohkan oleh pengguna akun twitter Anja Gapake Y @njanjani yang menuliskan uangnya yang hilang dari rekening PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 35 juta. Tidak lama setelah cuitan ini dia meminta maaf atas tuduhan yang dia melakukan permohonan maaf melalui surat pernyataan yang dibubuhi materai, dan melalui video.

Sebelumnya dia sempat menyerukan ajakan untuk menutup akun BRI yang dimiliki nasabah. Akun @njanjani ini juga sempat menuduh cuitan yang telah dia unggah telah terhapus dan menghubungkannya dengan hilangnya saldo di rekeningnya.

Dalam pernyataan maaf tersebut dia memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut bukanlah skimming seperti yang dituduhkan olehnya. Meski demikian, cerita yang diunggahnya di twitter pun memiliki sejumlah keanehan, mulai dari jangka waktu kehilangan uang serta cara penanganan oleh pihak BRI.


Berikut beberapa kejanggalan dalam cerita @njanjani :

Pertama, setelah mengaku dananya hilang, @njanjani bercerita pin ATM keblokir beberapa saat setelah Februari 2020. Namun, dia baru melaporkan masalah ini Mei 2021, atau lebih dari setahun. Hal ini tentu berbeda dengan kebiasaan orang apabila ATM keblokir akan segera mengurusnya. Apalagi bila ada dana Rp 35 juta di dalamnya.

Kedua, @njanjani mengaku setelah melakukan komplain ke BRI, dirinya dipinpong ke cabang lain dan menghabiskan waktu 1-2 minggu. Hal ini tentu menjadi keanehan karena prosedur komplain tidak menghabiskan 1-2 minggu. 

Pada kemudian hari @njanjani mengakui tidak pernah melakukan komplain ke BRI. "Saya meralat pernyataan saya dan suami saya yang menyatakan telah mengajukan komplain ke BRI yang sebenarnya tidak pernah saya dan suami saya lakukan," ujarnya dalam akun Twitternya, Jumat (30/7/2021).

Ketiga, @njanjani mengaku suaminya melakukan komplain ke BRI pada 28 Juli 2021. Cerita @njanjani, suaminya melihat banyak orang komplain karena uang hilang dari bank. Dalam tangkapan layar Whatsapp tersebut, suaminya mengaku saldo rekeningnya juga lenyap.

Cerita bahwa ada banyak orang mengaku kehilangan saldo dari BRI jelas menunjukan keanehan. Pada hari cerita itu diposting, tidak ada cerita nasabah yang kehilangan dana dari bank tersebut. Sama seperti sebelumnya, pada kemudian hari @njanjani mengakui tidak pernah melakukan komplain dan minta maaf karena sudah memfitnah BRI.

"Sekali lagi saya menyampaikan bahwa saya menyesal telah melakukan fitnah kepada Bank BRI," ujar @njanjani.

Pada akhir cerita @njanjani mengakui telah menuduh kesalahan pada BRI meski dirinya tidak memiliki bukti apapun. Setelah dilakukan penelusuran BRI, pelaku penarikan identitasnya sudah terungkap. Namun, @njanjani memilih untuk tidak mengungkap identitas yang melakukan penarikan dana, meski dia dan pihak BRI sudah mengetahui siapa pelakunya. 

"Saya menegaskan kepada masyarakat umum bahwa ini bukan kesalahan BRI untuk itu saya menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas informasi saya yang berikan dan informasi menyesatkan yang mengakibatkan fitnah pada BRI. Saya meralat ajakan saya kepada publik dengan penggalan tutup saja selamanya atas rekening BRI yang dimiliki. Hal ini tidak benar dan saya menyesal melakukan fitnah dan saya meminta maaf sebesar-besarnya," ungkapnya.

BNIFoto: Tangkapan layar twitter @njanjani


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading