UMKM Sulit Tembus Pasar Inggris, Begini Solusi BNI

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
30 July 2021 12:15
Direktur Treasury & International BNI Henry Panjaitan dalam acara UMKM Go Global Bersama BNI. (Dok: Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Treasury & International PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Henry Panjaitan mengungkapkan ada sejumlah tantangan berat yang dihadapi UMKM untuk menembus pasar global. Negara-negara tujuan ekspor seperti Inggris, biasanya menerapkan standar yang tinggi dan seringkali membutuhkan private certification. Persyaratan ini kerap membebani pelaku usaha khususnya UMKM.

"Untuk itu BNI menghadirkan solusi bagi UMKM mulai dari business matching, edukasi, hingga solusi keuangan. Kami mengikutsertakan UMKM dalam aktivitas business matching dan pada expo di luar negeri melalui jaringan global BNI," kata Henry dalam UK SME's Business Summit, Kamis (29/7/2021).

Pihaknya juga membantu UMKM melakukan pemetaan flow supply chain perdagangan luar negeri dengan Indonesia. Selain itu dilakukan pula kurasi produk UMKM Binaan BNI sesuai dengan spesifikasi standar kualitas produk di negara setempat.


Setelah itu Kantor Cabang BNI di luar negeri bekerjasama dengan KBRI dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) mendukung keikutsertaan UMKM tersebut dalam Trade Expo Internasional. Saat ini pun seluruh Kantor Cabang BNI di luar negeri telah menjadi etalase bagi produk-produk UMKM binaan BNI.

"Kami juga mengedukasi dan mendorong pelaku UMKM agar dapat terhubung dengan platform digital dengan menyediakan akses digital bagi UMKM untuk dapat terkoneksi dengan e-commerce baik lokal maupun international," ujarnya.

Bukan hanya itu, BNI juga memberikan solusi keuangan yang kompetitif melalui program pembiayaan UMKM ekspor dan UMKM Diaspora. Henry menegaskan, selama ini BNI aktif melakukan literasi mekanisme perdagangan international untuk UMKM, karena belum semua pelaku UMKM memahami mekanisme perdagangan internasional misalnya terkait LC dan remittance, hingga tren yang terjadi di pasar global.

Henry mengatakan pihaknya juga memberikan dukungan pada UMKM Diaspora yang kini telah tersebar di Inggris, Belanda, dan negara lainnya. Kehadiran mereka pun bisa menjadi jembatan utama agar UMKM Indonesia bisa menuju pasar global. BNI pun akan bekerjasama dan berkoordinasi dengan kedutaan setempat atau pihak-pihak lainya untuk mengidentifikasi kebutuhan produk beserta kualifikasinya di negara tersebut.

"Salah satu visi BNI adalah memberikan solusi finansial yang komprehensif kepada UMKM termasuk UMKM Diaspora. Salah satunya kegiatan hari ini dengan mengundang 100 UMKM binaan BNI, kami maksudkan untuk memperkenalkan dengan komunitas UMKM diaspora yang ada di Inggris diwakili oleh ISME Inggris. Aktivitas semacam ini, akan kami upayakan dilaksanakan juga di Kantor Cabang Luar Negeri BNI lainnya," jelasnya.

Dia menambahkan salah satu kekuatan perusahaan adalah jaringan outlet di luar negeri seperti London, Singapura, Hong Kong, New York, Tokyo, dan Seoul yang merupakan pintu gerbang ke pasar global. Pihaknya pun telah berpengalaman melakukan pendampingan kepada UMKM demi mengekspor produknya.

"Kami memiliki End to End Solution Program Xpora yang merupakan program kolaborasi antara BNI Kantor Cabang Dalam Negeri dan Kantor Cabang BNI di luar negeri, kami harapkan merupakan bentuk upaya riil dari BNI untuk maju bersama dengan UMKM Go Global," kata Henry.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading