RHB Asset Indonesia Resmi Dijual ke Allianz, Ini Alasannya!

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
27 July 2021 14:25
FILE PHOTO -  The company logo of German insurer Allianz SE is pictured before an annual news conference in Munich, Germany, February 19, 2016.    REUTERS/Michaela Rehle/File Photo                           GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD         SEARCH GLOBAL BUSINESS FOR ALL IMAGES?

Jakarta, CNBC Indonesia - Anak perusahaan RHB Investment Bank Bhd asal Malaysia, PT RHB Sekuritas Indonesia, melepaskan bisnis manajemen investasinya (asset management) kepada Allianz Global Investors Asia Pacific Ltd (Allianz GI) dan PT Asuransi Allianz Life Indonesia.

Kesepakatan tersebut saat ini telah memasuki fase perjanjian jual beli saham bersyarat (conditional share purchase agreement/CSPA).

Menurut keterangan resmi RHB, Selasa ini (27/7), salah satu alasan penjualan manajemen investasi ini karena perusahaan akan fokus untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis pialang saham dan perbankan investasi di Indonesia.


Dalam keterangan yang sama, RHB Banking Group mengatakan RHB Sekuritas Indonesia akan menjual 98,62% saham di RHB Asset Management Indonesia (RHBAMI) kepada Allianz GI dan 1% saham RHBAMI kepada Allianz Life Indonesia.

Transaksi ini diharapkan akan selesai pada kuartal keempat tahun 2021 setelah memenuhi persyaratan dalam perjanjian jual beli saham bersyarat, termasuk persetujuan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RHBAMI telah melayani pelanggan Indonesia selama lebih dari 12 tahun dengan aset yang dikelola per Desember 2020 sebesar US$ 480 juta atau setara Rp 6,96 triliun (kurs Rp 14.500/US$).

"Klien RHBAMI yang telah terdaftar akan mendapat manfaat dari aksi korporasi ini dengan memiliki akses ke rangkaian produk dan layanan investasi yang luas, serta keahlian investasi dan kemampuan penelitian regional dan global melalui jaringan Allianz GI," kata Dato' Khairussaleh Ramli, Group Managing Director dan Group CEO di RHB Banking Group, dalam keterangan resminya.

"Tim kami di Indonesia akan memastikan kelancaran transisi klien serta staf RHBAMI saat ini ke grup yang lebih besar," katanya.

Ambisi Allianz di Asia Tenggara

Allianz Global Investors adalah perusahaan manajemen aset aktif terkemuka di dunia yang memiliki 23 kantor cabang di seluruh dunia dengan total aset yang dikelola mencapai € 598 miliar atau setara Rp 10.166 triliun (kurs Rp 17.000/euro) untuk individu, keluarga maupun institusi.

Allianz GI sudah menapaki dan memperoleh kesuksesan di pasar Asia Pasifik termasuk Singapura, Hong Kong, Taiwan dan Australia.

Selain kantor Shanghai, Allianz GI tidak memiliki kantor perwakilan lain di negara pasar berkembang. Jejaknya di Asia Tenggara pun hanya melalui kantor cabang Singapura. Sisanya kantor perwakilan tersebar di negara maju seperti Amerika Serikat, Uni Eropa serta Jepang.

Unit usaha perbankan yang berkantor pusat di Munich, Jerman ini memiliki ambisi untuk membangun perusahaan yang memimpin pasar di Indonesia melalui akuisisi untuk menumbuhkan jejak perusahaan di Asia Tenggara.

Perusahaan juga ingin membangun brand melalui perusahaan induknya, Allianz SE, yang telah lama menjalankan bisnis asuransi di Indonesia.

Melalui keterangan resmi di situs perusahaan, Tobias Pross, Chief Executive Officer di AllianzGI, mengatakan Asia adalah pasar yang dapat tumbuh untuk Allianz GI.

"Meskipun kami memiliki sejarah panjang kesuksesan di kawasan ini, kami terus mencari peluang untuk lebih memperluas kehadiran kami dan menumbuhkan basis klien kami," katanya.

"Kami melihat Asia Tenggara sebagai mesin pertumbuhan berikutnya selain China; didukung oleh kehadiran Allianz SE yang solid di Indonesia, akuisisi yang diusulkan merupakan kepercayaan diri kami untuk mempercepat masuknya ke pasar yang berkembang pesat ini," katanya lagi.

Desmond Ng yang merupakan Head of Asia Pacific di AllianzGI, juga menambahkan bahwa pasar Asia Tenggara telah lama menjadi fokus AllianzGI.

"Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi muda dan pertumbuhan ekonomi yang pesat," tegasnya.

"Kami siap memasuki pasar yang dinamis ini untuk potensi pertumbuhan jangka panjangnya dan untuk memperkuat kehadiran kami di Asia Tenggara yang telah lama menjadi fokus strategis AllianzGI. Kami berharap dapat memberikan nilai lebih bagi para investor di Indonesia dan Asia Tenggara secara keseluruhan," ujarnya.

AllianGI juga mengatakan bahwa klien RHBAMI saat ini dan calon klien di masa depan akan mendapat manfaat dari berbagai keahlian dan solusi investasi Allianz GI, di mana perseroan akan membawa perspektif baru ke pasar manajemen aset Indonesia melalui tim lapangan RHBAMI. 

Hanya saja, sayangnya nilai akuisisi mayoritas saham aset manajemen milik RHB (biasa disebut Rashid Hussein Bank) tidak terungkap ke publik.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

RHB Sekuritas: Kesiapan Internal, PR Startup Untuk IPO


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading