Kerahkan Kekuatan, 9 BUMN Selamatkan Industri Pariwisata RI!

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
27 July 2021 13:20
Dok. Angkasa Pura 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak sembilan perusahaan dan anak usaha BUMN melakukan kerja sama usaha pada sub cluster customer experience untuk memberikan layanan yang terintegrasi berbasis teknologi informasi.

Kerja sama ini merupakan bagian dari memperkuat protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Project Management Office (PMO) Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung Edwin Hidayat Abdullah mengatakan langkah ini dilakukan oleh perusahaan yang merupakan anak usaha dari BUMN Ekosistem Pariwisata, yang nantinya menjadi anggota Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung,


"Layanan terintegrasi ini mencakup personal assistance di bandara, lalu baggage delivery, parkir inap, lounge, layanan terkait hospitality seperti hotel. Layanan terintegrasi ini akan diberikan dengan berbasis teknologi informasi," kata Edwin dalam siaran persnya, Selasa (27/7/2021).

Dengan adanya layanan terintegrasi ini diharapkan layanan di bandara dapat semakin baik dan lancar di tengah pandemi, calon penumpang pesawat bisa merencanakan optimal layanan apa saja yang dibutuhkan dan memperkecil potensi antrean di terminal penumpang.

Selain itu juga diharapkan bisa memperluas layanan touchless sehingga bisa berdampak pada semakin ketatnya protokol kesehatan di sektor penerbangan nasional.

Edwin juga mengungkapkan bahwa layanan terintegrasi ini diharapkan dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata pascapandemi Covid-19.

Sebanyak sembilan perusahaan yang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kerja Sama Usaha pada Sub Cluster Customer Experience pada Senin (26/7), antara lain:

  1. PT Angkasa Pura Supports, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)
  2. PT Angkasa Pura Solusi, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)
  3. PT Aero Systems Indonesia, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (Persero)
  4. PT Angkasa Pura Hotel, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)
  5. PT Gapura Angkasa, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)
  6. PT Angkasa Pura Logistik, anak usaha PT Angkasa Pura I (Persero)
  7. PT Angkasa Pura Kargo, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero)
  8. PT Aerojasa Cargo, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (Persero)
  9. PT Angkasa Pura Propertindo, anak usaha PT Angkasa Pura II (Persero).

Untuk diketahui, saat ini pembentukan BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung masih dalam tahap finalisasi.

BUMN Holding Pariwisata dan Pendukung akan beranggotakan tujuh perusahaan yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Garuda Indonesia Tbk (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Sarinah (Persero) dan PT PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero).

Sementara itu, PT Survai Udara Penas (Persero) akan menjadi induk holding, di mana saat ini nama perusahaan tersebut dalam proses berganti nama menjadi PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading