PPKM Bisa Diperpanjang 6 Pekan, IHSG Melemah di Sesi Pertama

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
13 July 2021 11:51
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan sesi pertama Selasa (13/7/2021), menyusul wacana perepanjangan pembatasan aktivitas masyarakat di tengah lonjakan kasus harian Covid-19.

Menurut data PT Bursa Efek Indonesia, IHSG beristirahat di level 6.070,691 atau turun 7,9 poin (-0,13%). Pada pembukaan pagi, indeks acuan bursa ini melompat 0,3% ke level 6.097,229 dan sempat menyentuh level psikologis baru 6.100 pada pukul 09:00 WIB.

Namun setelah itu, IHSG berbalik melemah hingga tenggelam ke zona merah dan menyentuh level terendah harian pada 6.051,421 jelang pukul 10:00 WIB. Sebanyak 303 saham melemah, 174 lain menguat, dan 148 sisanya flat.


Nilai transaksi bursa tersuruk ke kisaran Rp 5,9 triliun dengan hanya 12 miliar saham diperdagangkan sebanyak 763.000-an kali. Investor asing tercatat mencetak pembelian bersih (net buy) senilai Rp 19,2 miliar.

Saham yang diburu asing adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan nilai pembelian masing-masing Rp 24,6 miliar dan Rp 20,8 miliar. Saham ICBP menguat 1,7% menjadi Rp 8.975 sedangkan INCO flat di Rp 5.200/saham.

Sebaliknya, saham yang dilego asing terutama adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai penjualan masing-masing sebesar Rp 37 miliar dan Rp 27,4 miliar. Keduanya kompak melemah sebesar 1% menjadi Rp 30.550 dan Rp 3.090/unit.

Saham PT Bundamedik Tbk (BMHS) kali ini merajai transaksi dengan nilai Rp 300 miliar, diikuti saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 228 miliar. Saham BHMS tertekan 2,9% menjadi RP 995, sedangkan BBRI flat di level harga Rp 3760/saham.

Per Rabu (6/7/2021), Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah pasien positif corona di Indonesia mencapai 2.345.018 orang, atau bertambah 31.189 orang dari hari sebelumnya. Ini adalah rekor penambahan kasus harian tertinggi sejak virus corona mewabah di Tanah Air.

Dalam 14 hari terakhir, rata-rata tambahan pasien positif baru adalah 23.350 orang per hari, atau melonjak lebih dari 2 kali lipat ketimbang rerata 14 hari sebelumnya (10.628 orang setiap hari). Artinya, jelas kurva kasus corona Indonesia semakin runcing, alias meningkat tajam.

Faktor pandemi kembali memicu kecemasan pasar setelah kasus baru harian Covid-19 menembus angka psikologis 40.000, dengan total kasus mencapai 2,5 juta orang. Kementerian Kesehatan pada Senin (12/7/2021) hingga pukul 12:00 WIB mencatat ada tambahan kasus baru 40.427 orang, dengan total kasus Covid-19 nasional 2,567 juta orang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga menyebutkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat bisa diperpanjang hingga 6 pekan. Hal ini memicu sentimen negatif bagi pasar keuangan dalam negeri.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading