Pengelola RS Bunda Resmi Listing, Saham Langsung Meroket 25%

Market - Rahajeng KH, CNBC Indonesia
06 July 2021 10:12
PT Bundamedik Tbk (BMHS) Melaksanakan Pencatatan dan Perdagangan Saham Perdana di Bursa Efek Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan emiten baru yang bergerak di bidang penyelenggara pelayanan kesehatan, PT Bundamedik Tbk (BMHS).

Perusahaan ini menjadi emiten ke 24 di BEI dan melepas 682 juta atau sebanyak 7,93% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) dengan harga penawaran sebesar Rp 340 per saham.

Dengan begitu, dari IPO ini perusahaan meraih dana sebesar Rp 231,88 miliar. Perusahaan juga melakukan Program Alokasi Saham Pegawai (Employee Stock Allocation/ESA) dengan jumlah sebanyak 0,25% dari saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum atau sebanyak 1.538.600 saham.


Direktur Bundamedik Nurhadi Yudiyantho mengatakan selama masa penawaran umum pada tanggal 30 Juni 2021 sampai 2 Juli 2021, respons investor publik positif di mana saham BMHS mengalami kelebihan pemesanan (oversubscribed) pada penjatahan terpusat (pooling allotment) sebanyak lebih dari 40 kali.

Dana hasil IPO ini akan digunakan perseroan untuk membeli kembali sisa pokok obligasi perseroan setelah pelaksanaan konversi obligasi, dan untuk modal kerja, antara lain untuk pembelian obat, dan alat medis.

Selain itu akan digunakan untuk kebutuhan penunjang lainnya dan memenuhi kebutuhan operasional terkait pelayanan kesehatan. Saham BHMS pun masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES).

"Bundamedik merupakan perusahaan induk sekaligus emiten ke-2 dari grup usaha yang mencatatkan sahamnya di BEI setelah PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), perusahaan asosiasi Pprseroan yang lebih dulu telah mencatatkan sahamnya di BEI," kata dia.

Sebagai informasi, saat ini Budamedik mengelola rumah sakit Ibu dan anak Citra Ananda, RS Ibu dan anak Bunda Jakarta, RS umum Bunda Margonda, RS Umum Bunda Padang dan RS umum Bunda Jakarta.

Sampai dengan 31 Desember 2020, perseroan memiliki kapasitas sekitar 336 jumlah tempat tidur dan mempekerjakan lebih dari 56 dokter umum dan 389 spesialis yang menawarkan layanan ke pasien Perseroan dan sekitar 1.643 perawat dan staf pendukung lainnya.

Dari pasar modal, pada pukul 10.06 WIB, Selasa pagi ini (6/7), saham BMHS melesat 24,71% atau auto reject atas (ARA) di Rp 424/saham dengan nilai transaksi Rp 587 juta. 


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading