Dear Nasabah! Begini Rekomendasi OJK untuk Bumiputera

Market - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
03 July 2021 10:00
OJK fasilitasi pertemuan pemegang polis AJB Bumiputera, Selasa 16 Maret 2021/Dok. OJK

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merampungkan pemeriksaan yang ditujukan kepada pihak direksi dan seluruh komponen Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera. Dalam pemeriksaan itu ada beberapa hal yang menjadi rekomendasi bagi Bumiputera.

Mengutip rilis resmi Bumiputera, ada beberapa poin penting yang disampaikan OJK. Poin-poin itu berisi rekomendasi kepada direksi perusahaan asuransi yang telah berdiri sejak 1912 itu.

Berikut isi rekomendasi OJK yang tertuang dalam surat resmi Bumiputera nomor 343/DIR/INT/VII/2021:


  1. Sdr. Zainal Abidin dan Sdr. Erwin Situmorang dilarang bertindak sebagai Plt. Direksi.
  2. Direksi wajib membatalkan surat penunjukkan dan wajib mengakhiri masa jabatan Chief, yaitu Sdr. SG. Subagyo dan Sdr. Agus Sigit.
  3. Sdri. Nurhasanah wajib menghentikan segala tindakan mengatasnamakan sebagai Komisaris Utama maupun Ketua BPA, termasuk tidak dapat mengikuti rapat Direksi dan Komisaris, Rapat Komisaris, Sidang BPA. Dilarang menandatangani dokumen yang mengatasnamakan Komisaris dan Ketua BPA, serta dilarang memutuskan kebijakan strategis di perusahaan
  4. Sdri. Nurhasanah dan Sdr. Khoirul Huda dilarang untuk bertindak sebagai Ketua/Anggota BPA.

OJK pada bulan Maret 2021 telah menetapkan Nurhasanah sebagai tersangka. Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera tahun 2018-2020 ini menjadi tersangka kasus dugaan tidak melaksanakan atau tidak memenuhi Perintah Tertulis OJK.

Sebelumnya OJK meminta Nurhasanah untuk melaksanakan pasal 38 Anggaran Dasar AJBB. Instrumen ini harus dilaksanakan dengan mekanisme Rapat Umum Anggota (RUA), Direksi dan Dewan Komisaris paling lambat tanggal 30 September 2020.

Penyelidikan OJK sendiri dimulai ketika perusahaan asuransi itu digugat oleh beberapa nasabah atas dugaan gagal bayar tahun 2020. Jumlah total klaim yang tidak dibayarkan mencapai Rp 5,3 triliun.

Dengan penetapan dan penahanan Nurhasanah, para warganet yang juga tergabung dalam forum nasabah AJB Bumiputera 1912 meluapkan keluh kesahnya soal nasib uang mereka. Mereka terus menanyakan nasib dana mereka yang ada di perusahaan tersebut.

Nasib Nasabah Bumiputera
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading