DSSA Sinarmas 'Disuntik' Mandiri Rp 700 M, Buat Apa Saja?

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
30 June 2021 14:30
Dok DSSA

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten yang bergerak di bidang energi, infrastruktur, dan teknologi milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai US$ 50 juta atau setara dengan Rp 700 miliar (asumsi kurs US$ 1 = Rp 14.000) pada Selasa (29/6/2021).

Menurut keterbukaan informasi perusahaan, fasilitas pinjaman tersebut memiliki jangka waktu 12 bulan.

"Fasilitas ini dijamin antara lain dengan aset perseroan," jelas Sekretaris Perusahaan DSSA Susan Chandra, dikutip CNBC Indonesia, Rabu (30/6).


Susan menjelaskan, fasilitas tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional perseroan.

Adapun, fasilitas pinjaman ini menyebabkan rasio hutang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) Dian Swastatika meningkat sekitar 2,8%.

Sebagai informasi, total liabilitas perusahaan per akhir Desember 2020 sebesar US$ 1,31 miliar. Sementara, total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$ 1,36 miliar.

Mengacu pada situs resmi perusahaan, DSSA didirikan pada tahun 1996 dan memulai operasi komersial pada 1998. Lalu, pada 10 Desember 2009 perusahaan ini resmi melantai di bursa.

Perusahaan dan anak usaha saat ini menjalankan kegiatan usaha utama di bidang pembangkit listrik dan uap (DSSA), pertambangan dan perdagangan batubara dan emas, bisnis teknologi, dan perdagangan pupuk dan kimia (anak perusahaan).

Asal tahu saja, DSAA memiliki tujuh anak usaha yang memiliki fokus bisnis masing-masing.

Di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara, DSAA memiliki anak usaha Golden Energy and Resources Limited dan PT Bumi Kencana Eka Sejahtera.

Untuk diketahui, Golden Energy and Resources, yang berkedudukan di Singapura, menggenggam 62,4998% saham emiten pertambangan batu bara PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).

Lalu, di bidang energi dan bisnis pendukungnya, ada anak usaha PT DSSE Energi Mas Utama dan PT Energi Mas Anugerah Semesta. Selanjutnya, di bidang teknologi PT DSSA Mas Sejahtera, di bidang perdagangan pupuk dan bahan kimia PT Rolimex Kimia Nusamas, dan terakhir PT DSAA Mas Infrastruktur yang bergerak di bidang investasi.

Melalui lini usaha tersebut, DSSA dan entitas anak menghasilkan produk dan jasa seperti listrik, batu bara, emas, TV berbayar, layanan internet (MyRepublic), pestisida, pupuk, dan bahan kimia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Transaksi Gede! BHP Jual Tambang Australia ke Sinarmas Rp19 T


(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading