Internasional

Sumbang Saham Rp 59 T ke 5 Yayasan, Ini Alasan Warren Buffett

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
24 June 2021 15:05
Gates dan Buffett/Nati Harnik/AP Images

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilik perusahaan investasi Berkshire Hathaway Inc, Warren Buffett, mengatakan bahwa dirinya akan menyumbangkan saham Berkshire senilai US$ 4,1 miliar atau setara dengan Rp 59 triliun (kurs 14.300) kepada lima yayasan.

Selain rencana menyumbang dalam bentuk saham emiten berkode BRK itu, dia juga akan mengundurkan diri sebagai wali amanat di Bill & Melinda Gates Foundation.

Sumbangan tahun ini menandai titik tengah bagi pengusaha 90 tahun asal Omaha ini, yang pada tahun 2006 lalu berjanji untuk melepaskan semua saham Berkshire dalam bentuk sumbangan tahunan kepada lima yayasan yakni Bill & Melinda Gates Foundation, Susan Thompson Buffett Foundation, Sherwood Foundation, Howard G. Buffett Foundation, dan NoVo Foundation.


Saat ini, salah satu orang terkaya se-jagad ini mengatakan dia memiliki 238.624 saham BRK yang tercatat di Bursa New York Stock Exchange (NYSE), dengan nilai sekitar US$ 100 miliar (Rp 1.430 triliun). Jumlah valuasi nilai saham itu berkurang setengah dari kepemilikannya di tahun 2006 sebanyak 474.998 saham Berkshire seri A.

Sebagai gambaran, saham Berkshire Hathaway, yang diperdagangkan di NYSE alias Wall Street merupakan saham paling mahal di dunia.

Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (23/6) atau Kamis pagi waktu Indonesia, harga saham ini berada di level US$ 413.890/saham atau setara Rp 5,92 miliar/saham.

"Hari ini adalah tonggak sejarah bagi saya," kata Buffett dalam sebuah pernyataan, dikutip CNBC International, Kamis ini (24/6).

"Pada tahun 2006, saya berjanji untuk mendistribusikan semua saham Berkshire Hathaway milik saya-lebih dari 99% dari kekayaan bersih saya - untuk filantropi. Dengan tambahan US$ 4,1 miliar hari ini, saya sudah setengah jalan."

Pengunduran diri Buffett sebagai wali amanat Gates Foundation datang ketika organisasi amal itu menghadapi masa yang penuh gejolak akibat kasus perceraian kedua pendirinya.

"Selama bertahun-tahun saya telah menjadi wali amanat - yang tidak aktif - hanya pada satu penerima dana saya, Bill and Melinda Gates Foundation (BMG). Saya sekarang mengundurkan diri dari jabatan itu, seperti yang telah saya lakukan di semua dewan perusahaan selain Berkshire," kata Buffett.

"CEO BMG adalah Mark Suzman, [pemimpin] pilihan yang baru ini luar biasa dan mendapat dukungan penuh dari saya. Tujuan saya 100% selaras dengan tujuan yayasan, dan partisipasi fisik saya sama sekali tidak diperlukan untuk mencapai tujuan ini," kata Buffet.

Salah satu pendiri dan mantan CEO Microsoft, Bill Gates, dan istrinya Melinda French Gates mengumumkan perceraian mereka pada bulan Mei.

Pasangan itu bersama Buffett adalah pencipta Giving Pledge, sebuah program yang mengajak taipan dunia untuk ikut berpartisipasi dan mengharuskan peserta untuk memberikan lebih dari setengah kekayaan mereka untuk tujuan filantropi, sepanjang mereka hidup atau setelah meninggal dunia.

Buffett mengatakan total kontribusi tahunannya kepada lima yayasan tersebut bernilai US$ 41 miliar (Rp 586,3 triliun) setelah kontribusi ke-16 tahun ini dicairkan.

Buffett adalah pemegang saham terbesar Berkshire, memiliki sekitar 39% saham Kelas A, menurut FactSet.

Saham Berkshire A telah rebound lebih dari 20% dan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2021 karena banyak bisnis mengalami pemulihan lebih baik dari yang diharapkan akibat dari pukulan pandemi.

"Saya optimis. Meskipun jumlah penentang [para pihak yang tak setuju] banyak - seperti yang saya alami sepanjang hidup saya - hari-hari terbaik Amerika pasti ada di depan, "kata Buffett.

"Filantropi akan terus mendorong bakat manusia dengan adanya sumber daya keuangan. Begitu juga dengan bisnis dan pemerintah. Setiap gebrakan memiliki kekuatan dan kelemahan tertentu. Jika digabungkan, mereka akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik - tempat yang jauh lebih baik - untuk generasi mendatang."


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading