Pasca-Cum Date Saham HMSP Diobral, Kena Dividen Trap?

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
08 June 2021 10:34
Doc.Lapkeu HMSP

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten produsen rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) ambles pagi ini, Selasa (8/6/2021), setelah naik selama 2 hari beruntun. Melorotnya saham produsen kretek Dji Sam Soe ini terjadi sehari setelah berakhirnya cum date di pasar reguler dan negosiasi yang jatuh pada Selasa (7/6/2021) kemarin.

Menurut data Bursa Efek Indonesia pukul 10.15 WIB, saham HMSP ambles 5,66% ke Rp 1.250/saham dengan nilai transaksi Rp 63,89 miliar. Adapun asing ramai-ramai keluar dari saham ini dengan catatan jual bersih (net sell) sebesar Rp 5,12 miliar.

Dengan ini, saham anak usaha Philip Morris International ini terkoreksi 1,97% dalam sepekan dan ambles 4,23% dalam sebulan.


Anjloknya saham HMSP sehari setelah cum date merupakan lampu kuning bagi para investor. Ini lantaran, dalam dunia saham, dikenal istilah jebakan dividen alias dividend trap, yakni ketika suatu saham yang tampaknya memiliki yield dividend yang menarik, tetapi beberapa hari setelah cum date sahamnya malah merosot.

Informasi saja, cum date adalah tanggal terakhir seorang investor dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh dividen dari kepemilikan saham suatu perusahaan tertentu.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, HMSP memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang sahamnya senilai Rp 72,8/saham atas laba bersih perusahaan sepanjang 2020 lalu.

Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020 yang digelar Kamis (27/5).

Dalam pernyataan resmi HMSP di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/6), manajemen HMSP menyatakan perseroan akan membagikan sejumlah Rp 8.467.955.998.320 atau Rp72,8/saham dari laba ditahan perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 kepada pemegang saham perseroan.

Nilai ini merupakan 98% dari nilai laba bersih perusahaan tahun lalu yang senilai Rp 8,58 triliun. Laba tersebut turun sebesar 37,95% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya Rp 13,72 triliun.

Adapun jadwal cum date di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada Senin (7/6) kemarin. Kemudian, tanggal cum date di pasar tunai dan recording date terjadi pada Rabu (9/6) lusa.

HMSP sendiri akan melakukan pembayaran dividen tunai pada 18 Juni 2021.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading