Harga Batu Bara Terus Cetak Rekor, Saham Batu Bara Ngacir!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
27 May 2021 11:27
Pekerja melakukan bongkar muat batu bara di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/2/2021). Pemerintah telah mengeluarkan peraturan turunan dari Undang-Undang No. 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Adapun salah satunya Peraturan Pemerintah yang diterbitkan yaitu Peraturan Pemerintah No.25 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.  (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - , Kamis (27/5/2021). Penguatan saham-saham tersebut terjadi seiring dengan reli kenaikan harga batu bara selama 4 hari perdagangan beruntun hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang 2021.

Berikut gerak saham batu bara, pukul 10.39 WIB.

  1. Bayan Resources (BYAN), saham +2,48%, ke Rp 15.525, transaksi Rp 1 M


  2. Borneo Olah Sarana Sukses (BOSS), +2,27%, ke Rp 90, transaksi Rp 822 juta

  3. Indika Energy (INDY), +1,14%, ke Rp 1.335, transaksi Rp 3 M

  4. Bukit Asam (PTBA), +0,91%, ke Rp 2.210, transaksi Rp 17 M

  5. Adaro Energy (ADRO), +0,85%, ke Rp 1.180, transaksi Rp 23 M

  6. Indo Tambangraya Megah (ITMG), +0,77%, ke Rp 13.075, transaksi Rp 7 M

  7. Bumi Resources (BUMI), 0,00%, ke Rp 61, transaksi Rp 7 M

  8. Delta Dunia Makmur (DOID), 0,00%, ke Rp 364, transaksi Rp 7 M

  9. Harum Energy (HRUM), -0,97%, ke Rp 5.125, transaksi Rp 5 M

Berdasarkan daftar di atas, dari 9 saham yang diamati, 6 saham melaju di zona hijau, 2 saham stagnan dan 1 saham ambles.

Adapun saham BYAN menjadi yang paling menguat, dengan kenaikan 2,48% ke Rp 15.525/saham. Nilai transaksi saham BYAN tercatat sebesar Rp 1 miliar.

Dengan ini saham BYAN berhasil rebound dari pelemahan pada Selasa (25/5), ketika ditutup ambles 1,62% ke Rp 15.150/saham.

Penguatan ini membuat saham BYAN sudah naik 7,75%, sementara dalam sebulan melonjak 20,47%.

Di posisi kedua, ada saham BOSS yang terapresiasi 2,27% ke Rp 90/saham. Kenaikan ini mengakhiri pelemahan saham BOSS sejak 2 hari sebelumnya, yakni Senin (24/5) dan Selasa (25/5).

Dalam sepekan saham BOSS terkerek 3,41%, sementara dalam sebulan ambles 11,65%.

Di bawah BOSS, ada saham INDY yang terangkat 1,14% ke Rp 1.335/saham dengan nilai transaksi Rp 3 miliar.

Saham INDY melanjutkan penguatan pada Selasa lalu, saat ditutup naik 1,54% ke Rp 1.320/saham.

Menguatnya saham INDY pagi ini masih belum bisa memangkas defisit kinerja saham dalam sepekan, yang masih anjlok 7,64%. Dalam sebulan saham INDY juga ambles 6,01%.

Sudah tiga hari beruntun harga batu bara termal ICE Newcastle mencetak rekor tertinggi barunya. Pada Selasa (25/5) harga si batu legam masih mampu menguat.

Harga kontrak futures (berjangka) batu bara termal ICE Newcastle ditutup naik 1% ke US$ 112,25/ton pada perdagangan Selasa (25/5). Ini merupakan rekor tertinggi baru harga batu bara sepanjang 2021.

Naiknya harga batu bara tak terlepas dari kondisi ketatnya pasokan China. Apalagi jelang musim penghujan, risiko semakin tipisnya pasokan di tengah kenaikan permintaan membuat harga batu bara lokal melambung. Kebijakan relaksasi impor yang terus dilakukan juga meningkatkan permintaan impor batu bara sehingga turut mengerek naik harga batu bara lainnya.

Badan Keamanan Tambang China baru-baru ini mengeluarkan tindakan pencegahan banjir dengan memberikan peringatan bahwa akan adanya topan. Tercatat bahwa curah hujan di Cina utara mungkin sangat deras, meskipun sebagian China selatan dan timur kemungkinan juga mengalami banjir yang serius.

Sebagian besar tambang batu bara China terletak di provinsi utara. Pemerintah mengutip insiden banjir baru-baru ini di tambang batu bara di Xinjiang dan Shanxi sebagai pengingat bagi sektor tersebut.

Dikatakan juga bahwa cuaca badai diperkirakan dapat menyebabkan pemadaman listrik di tambang batu bara, yang mengakibatkan kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir.

Tambang batu bara akan mengirim sinyal peringatan ke tambang tetangga segera setelah bahaya terkait cuaca terdeteksi, sehingga pekerja dapat mengungsi tepat waktu, kata pemerintah. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan yang lebih sering terhadap produksi batu bara sebagaimana diwartakan Argus Media.

Kondisi ini akan semakin membuat produksi batu bara China terganggu. Hal ini tentu saja menjadi risiko ke atas untuk harga batu bara baik China maupun batu bara negara lain yang memasok ke China.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading