Ternyata Warren Buffett Nyesel Juga Jualan Saham, Kok Bisa?

Market - Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
04 May 2021 06:40
Gates dan Buffett/Nati Harnik/AP Images

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor kawakan terkenal di dunia, Warren Buffett untuk pertama kalinya menyesali keputusan investasi di sejumlah saham baru-baru ini. Hal itu tercermin dari pernyataan yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Berkshire Hathaway Inc.

Pada Sabtu (1/5/2021) lalu, CEO dari Berkshire Hathaway tersebut membuat beberapa pengakuan secara 'blak-blakan' di hadapan pemegang saham dalam RUPST Berkshire.

Saat itu Buffett sangat menyesal melepas beberapa saham di antaranya saham Apple Inc., saham maskapai penerbangan, dan beberapa saham perusahaan kesehatan (healtcare).


"Itu mungkin kesalahan," kata Buffett soal keputusannya untuk menjual sebagian saham pembuat iPhone itu pada tahun lalu, dilansir Bloomberg, dikutip Selasa (4/5/2021).

Langkah tersebut juga dianggap sebagai kesalahan oleh mitra bisnisnya Charlie Munger. Ia telah memberi tahu Buffett tentang pandangannya "dengan caranya yang biasa-biasa saja," kata Buffett pada pertemuan virtual tersebut.

Buffett, yang kini berusia 90 tahun dan masih menjadi salah satu orang terkaya di dunia, sebetulnya tidak asing dengan penyesalan dalam berinvestasi.

Sebagian dari suratnya kepada pemegang saham Berkshire di bulan Februari lalu juga khusus menjelaskan kesalahan "besar" nya saat berinvestasi lebih mahal untuk membeli saham pembuat suku cadang pesawat, Precision Castparts.

Namun pertemuan tahunan tahun ini dibumbui dengan pengakuan salah langkahnya. Bahkan pengakuan penyesalannya itu itu terjadi ketika bisnis Berskhire justru mencatatkan pencapaian kuartal yang kuat dengan pendapatan mencapai level tertinggi kedua dalam data kinerja perusahaan sejak tahun 2010.

"Dia [Buffett] dan Charlie selalu berusaha untuk mengakui kesalahan mereka dan menghadapi kesalahan mereka. Buffett juga terus berusaha mengingatkan kami dengan baik bahwa sebagian besar uang Berkshire diinvestasikan dengan baik," kata James Armstrong, salah satu mengelola saham Berkshire sekaligus Chairman Henry H. Armstrong Associates.

NEXT: Apa Saja Saham yang Nyesal Dijual?

Saham-saham yang Nyesal Dijual
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading