Gainers-Losers

Kabar Gojek Masuk Picu Saham Lippo Melejit, WIIM-FREN Anjlok!

Market - Aldo Fernando, CNBC Indonesia
23 April 2021 15:56
Gojek (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia -  pada sesi II hari ini, Jumat (23/4/2021).

Melonjaknya kedua saham Lippo tersebut hari ini terjadi seiring PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek dikabarkan akan memborong saham anak usaha Grup Lippo lainnya, emiten pengelola Hypermart PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).

Sementara, saham emiten produsen rokok PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) dan emiten telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) terpaksa menghuni daftar top losers kali ini.


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat kembali di hari terakhir perdagangan pekan ini. IHSG naik 0,38% dan kembali ke level 6.000 ke posisi 6.016,86 pada penutupan sesi II perdagangan, Jumat (23/4/2021).

Menurut data BEI, ada 189 saham naik, 282 saham merosot dan 168 saham stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,23 triliun dan volume perdagangan mencapai 17,37 miliar saham.

Di tengah penguatan IHSG, Investor asing pasar saham malah keluar dari bursa Tanah Air dengan catatan jual bersih asing mencapai Rp 2,99 miliar di pasar reguler. Sementara, asing mencatatkan jual bersih di pasar negosiasi dan pasar tunai sebesar Rp 39,80 miliar.

Berikut 5 saham top gainers dan losers sesi II hari ini (23/4).

Top Gainers

  1. Kresna Graha Investama (KREN), saham +15,09%, ke Rp 122, transaksi Rp 13,6 M

  2. Multipolar (MLPL), +14,81%, ke Rp 186, transaksi Rp 265,8 M

  3. Medco Energi Internasional (MEDC), +6,14%, ke Rp 605, transaksi Rp 59,5 M

  4. Lippo Karawaci (LPKR), +5,94%, ke Rp 214, transaksi Rp 102,2 M

  5. MD Pictures (FILM), +5,71%, ke Rp 555, transaksi Rp 62,7 M

Top Losers

  1. Asia Pacific Investama (MYTX), saham -6,85%, ke Rp 136, transaksi Rp 12,2 M

  2. Wismilak Inti Makmur (WIIM), -6,84%, ke Rp 885, transaksi Rp 43,5 M

  3. Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT), -6,79%, ke Rp 302, transaksi Rp 46,5 M

  4. Smartfren Telecom (FREN), -5,75%, ke Rp 82, transaksi Rp 130,6 M

  5. Malacca Trust Wuwungan Insurance (MTWI), -4,43%, ke Rp 151, transaksi Rp 18,6 M

Mengacu pada daftar di atas, saham dua emiten Grup Lippo, sang induk MLPL dan emiten yang bergerak di sektor properti LPKR berhasil menjadi jawara hari ini.

MLPL melesat 14,81% ke Rp 186/saham, sementara LPKR melejit 5,94% ke Rp 214/saham.

Kenaikan kedua saham tersebut, bersamaan dengan 8 saham yang terafiliasi dengan Grup Lippo lainnya, didorong sentimen terbaru terkait masuknya unicorn penyedia ride-hailing Gojek ke salah satu anak usaha Grup Lippo.

Gojek dikabarkan akan membeli saham emiten ritel pengelola Hypermart yang dikelola Grup Lippo MPPA.

Informasi yang beredar di kalangan pelaku pasar tersebut direspons investor dengan kenaikan harga saham MPPA yang cukup signifikan. Kamis kemarin (22/4/2021), saham MPPA sempat menyentuh batas auto reject atas (ARA) setelah naik hampir 25% dalam sehari ke level Rp 860 per saham.

Imbas dari kenaikan yang signifikan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham MPPA mulai sesi I perdagangan hari ini, Jumat (23/4/2021).

CNBC Indonesia sudah mengkonfirmasi ke Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita tapi belum ada tanggapan resmi.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan dan Direktur MPPA, Danny Kojongian juga belum memberikan pernyataan detail berkaitan dengan kabar ini kendati tidak membantah.

"Mohon maaf untuk saat ini kami tidak bisa memberikan respons apa apa selain dari informasi yang sudah disampaikan oleh MPPA kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK sebelumnya," kata Danny dalam pesan singkatnya, Jumat (23/4).

Induk entitas bisnis Grup Lippo, MLPL, memang sudah memutuskan untuk mengurangi porsi kepemilikan saham perusahaan MPPA.

Menurut keterbukaan informasi di BEI, Rabu (7/4), MLPL telah menjual 11,9% atau 896.327.200 saham kepemilikan perusahaan di MPPA. Transaksi itu sendiri terjadi pada 6 April 2021 dengan harga penjualan Rp 404/saham. Tujuan penjualan ialah untuk diinvestasikan kembali ke MPPA demi memperkuat neraca perusahaan dan menyediakan modal kerja perusahaan ke depan.

Dengan demikian, porsi kepemilikan MLPL berkurang sebelumnya 50,23% atau 3.781.947.551 lembar saham menjadi 38,33% atau 2.885.620.351 lembar saham.

Satu pembeli yang terungkap yakni Watiga Trust Ltd asal Singapura. Perusahaan investasi ini membeli 896,2 juta (896.327.200) saham milik Multipolar di MPPA seharga Rp 404/saham senilai Rp 362 miliar.

Dengan demikian, masih ada 1.989.293.151 saham yang belum terungkap pembelinya atau belum terserap.

Sumber pasar menyebutkan transaksi pembelian saham MPPA oleh Gojek ini bakal melengkapi platform online Tokopedia dengan kehadiran fisik. Gojek dan Tokopedia juga dikabarkan dalam proses merger dan akan tercatat di BEI.

Berbeda nasib, saham emiten produsen rokok brand Wismilak, WIIM, ambles dan menyentuh auto rejection bawah (ARB) 6,84% ke Rp 885/saham.

Dengan ini WIIM sudah ambles tiga hari beruntun. Alhasil, dengan ini saham WIIM sudah ambles 7,33% dalam sebulan, sementara dalam sebulan sudah tumbuh 2,31%.

Baru-baru ini, WIIM melaporkan kinerja keuangan yang ciamik sepanjang tahun lalu.

Laba bersih WIIM sepanjang 2020 melesat sebesar 531,57% menjadi Rp 172,25 miliar dari laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp 27,27 miliar.

Peningkatan laba bersih ini terjadi seiring top line alias pendapatan usaha yang melonjak dari Rp 1,39 triliun per 31 Desember 2019 menjadi Rp 1,99 triliun pada akhir tahun lalu.

Adapun saham emiten halo-halo FREN ambles 5,75% ke Rp 82/saham. Nilai transaksi saham ini sebesar Rp 130,6 miliar

Smartfren Telecom (FREN), -5,75%, ke Rp 82, transaksi Rp 130,6 M. Dengan begitu, FREN melanjutkan pelemahan pada perdagangan kemarin (22/4), ketika merosot 4,40% ke Rp 87/saham.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(adf/adf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading