Analisis

ANTM, INCO atau MDKA, Siapa Paling the Best Kinerjanya?

Market - Ferry Sandria, CNBC Indonesia
16 April 2021 10:45
Tambang emas bawah tanah Pongkor, Jawa Barat, milik Antam (Doc.Antam)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi global memasuki masa yang tidak pasti setelah dunia dilanda wabah Covid-19 dan Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ekonomi global mengalami kontraksi 3% tahun 2020.

Sebuah peristiwa tanpa preseden bagi hampir seluruh masyarakat dunia. Pandemi Covid-19 yang terjadi secara global menantang status quo tidak hanya masing-masing individu tapi juga dari industri secara keseluruhan, hampir semua sektor tak terkecuali pertambangan mineral.

Pandemi ini bisa dianggap sebagai ujian, seberapa kuat industri tambang mineral bisa berdiri tegak, khususnya di Indonesia.


Di sisi lain pandemi ini juga dapat memperlihatkan ketahanan sektor tambang mineral dan peran yang dimainkan dalam mendukung masyarakat dan ekonomi secara lebih luas.

Lebih lanjut kita dapat melihat kinerja keuangan yang dibukukan oleh tiga perusahaan tambang emas dan nikel di Indonesia, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Aneka Tambang (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Kinerja Keuangan ANTM-INCO-MDKA/dok Ferry SandriaFoto: Kinerja Keuangan ANTM-INCO-MDKA/dok Ferry Sandria
Kinerja Keuangan ANTM-INCO-MDKA/dok Ferry Sandria

Dari tiga perusahaan ini, MDKA mencatatkan performa yang paling buruk. Perusahaan emas Grup Saratoga ini mengalami penurunan kinerja dari mulai pendapatan, laba bersih hingga aset.

ANTM juga mengalami penurunan pendapatan yang lumayan, meski begitu laba bersih perseroan melonjak hingga 492%. Sementara INCO hanya mengalami penurunan pendapatan yang relatif kecil.

NEXT: Cek lagi analisis keuangannya

Analisis Keuangan ANTM-INCO-MDKA
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading