Catat! Bumi Resources Fokus Selesaikan Utang Tranche A

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
13 April 2021 18:05
Direktur dan Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava (Anisatul Umah/CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) baru saja melakukan pembayaran ke-13 untuk bunga pinjaman Tranche A senilai US$ 6,9 juta atau Rp 100,94 miliar (asumsi kurs Rp 14.629) pada 12 April 2021. Tahun ini perusahaan menargetkan bisa membayar utang Tranche A sebesar US$ 100 juta atau setara dengan Rp 1,46 triliun, seiring dengan tren penguatan harga batu bara.

"Jika harga batu bara bertahan, maka kami bisa mencapai target angka tersebut," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Dileep Srivastava kepada CNBC Indonesia, Selasa (13/04/2021).

Dia mengharapkan bisa tetap melanjutkan pembayaran untuk Tranche A, terlebih karena tingginya harga batu bara saat ini. Saat ini perusahaan telah membayar US$ 342 juta dari pokok hingga kuponnya.


Dengan pengurangan hutang dan semakin banyak mandatory convertible bond (MCB) yang dikonversi menjadi saham, Dileep mengungkapkan struktur modal menjadi lebih efisien. Hal ini lah yang menjadi fokus perusahaan untuk menyehatkan keuangannya.

"Kami berharap untuk menyelesaikan A sepenuhnya pada tahun depan, dan, MCB massal pada tahun 2024 atau lebih awal jika kami bisa," katanya.

BUMI telah melakukan pembatasan atas pokok Tranche A sebesar US$ 195,8 juta dan bunga sebesar US$ 145,9 juta termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar. Selain itu, Kupon PIK dari 11 April 2018 hingga 12 April 2021 atas Tranche B dan C pun sudah mulai dikapitalisasi.

"Setelah Tranche A dibersihkan, kami akan menangani Tranche B dan C secara optimal," ujar Dileep.

Sebelumnya, dia mengatakan pembayaran utang menjadi salah satu strategi emiten baru bara terbesar PT Bumi Resources Tbk (BUMI) untuk menjalani pemulihan di 2021. Dengan begitu bisa memperkuat struktur modal perusahaan.

Dileep mengatakan upaya terbaik yang dilakukan perusahaan adalah melunasi utang tranche A yang ditargetkan selesai di akhir tahun depan. Seiring dengan pulihnya pasar dan kenaikan harga batu bara menurutnya bisa mempercepat BUMI melakukan pembayaran.

"Mudah-mudahan dengan harga batu bara tetap pada level yang baik, kami dapat melanjutkan untuk melanjutkan pembayaran pokok mulai kuartal II-2021 dan seterusnya," kata Dileep.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading