Cicil Lagi Rp 100 M, BUMI Telah Bayar Utang Hampir Rp 5 T

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
12 April 2021 13:50
Tambang Kaltim Prima Coal

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melakukan pembayaran ke-13 untuk bunga pinjaman Tranche A senilai US$ 6,9 juta atau Rp 100,94 miliar (asumsi kurs Rp 14.629) pada 12 April 2021. Dengan begitu total pembayaran yang telah dilakukan emiten batu bara ini senilai US$ 341,7 juta secara tunai atau hampir Rp 5 triliun.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Dileep Srivastava mengatakan BUMI telah melakukan pembatasan atas pokok Tranche A sebesar US$ 195,8 juta dan bunga sebesar US$ 145,9 juta termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar.

"Pembayaran berikutnya atas Tranche A akan jatuh tempo pada Juli 2021. Kupon PIK dari 11 April 2018 hingga 12 April 2021 atas Tranche B dan C juga sudah mulai dikapitalisasi," kata Dileep dalam siaran resminya, Senin (12/04/2021).


Sebelumnya, dia mengatakan pembayaran utang menjadi salah satu strategi emiten baru bara terbesar PT Bumi Resources Tbk (BUMI) untuk menjalani pemulihan di 2021. Dengan begitu bisa memperkuat struktur modal perusahaan.

Dia mengatakan upaya terbaik yang dilakukan perusahaan adalah melunasi utang tranche A yang ditargetkan selesai di akhir tahun depan. Seiring dengan pulihnya pasar dan kenaikan harga batu bara menurutnya bisa mempercepat BUMI melakukan pembayaran.

"Mudah-mudahan dengan harga batu bara tetap pada level yang baik, kami dapat melanjutkan untuk melanjutkan pembayaran pokok mulai kuartal II-2021 dan seterusnya," kata Dileep kepada CNBC Indonesia, belum lama ini.

Untuk tahun ini jumlah utang Tranche A yang dibayarkan perusahaan diperkirakan mencapai US$ 100 juta, untu pokok dan bunga. Meski demikian jumlah utang dibayarkan juga bergantung pada fluktuasi harga batu bara.

Dengan peningkatan harga batu bara, sebelumnya Dileep mengatakan perusahaan akan memaksimalkan penjualan ketika harga tinggi. Dengan begitu diharapkan bisa meningkatkan pendapatan perusahaan terutama di awal tahun 2021.

"Kami berharap kami berharap dapat meningkatkan kecepatan pembayaran selama tahun ini," ujar dia.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading