Pasar Saham Bak Roller Coaster, Begini Pesan OJK

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
09 April 2021 18:15
Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Nusa Dua, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan agar investor saham dalam negeri untuk tidak mengikuti emosi dalam melakukan transaksi di pasar saham dalam negeri. Terutama dalam kondisi pasar yang saat ini dengan mengalami fluktuasi yang cukup tinggi.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Yunita Linda Sari mengatakan dasar filosofi investasi di pasar modal memang mengalami pergerakan naik dan turun, tapi harus tetap memperhatikan kondisi fundamental perusahaan untuk menempatkan dana.

"Jadi, memang secara filosofi umumnya, memang kondisi pasar modal seperti itu. Itu yang makanya kita terus galakkan adalah sosialisasi kepada investor dan calon investor, bahwa melihat pasar itu jangan tergantung, jangan tertumpu pada emosi. Lebih banyak pada rasionalnya terhadap fundamentalnya," kata Yunita dalam pelatihan media OJK di Nusa Dua, Bali, Jumat (9/4/2021).


Dia mengatakan, saat ini pelaku pasar masih menantikan rilis kinerja full year dan kuartal I-2021 dari emiten. Dari rilis kinerja ini barulah nantinya akan didapatkan kondisi terkini emiten.

"Tapi kalau dilihat secara benar analsis terhadap perusahaan2 listing di Bursa, sebetulnya secara funda masih tetap ada. Nanti ditunggu lapkeu triwulan I 2021 meksi belum ada. Kita tunggu itu juga untuk melihat kondisi emitennya," jelasnya.

Pasar saham dalam negeri memang saat ini memang tenag dihantui dengan ketidakpastian, terutama setelah BPJS Ketenagakerjaan berniat untuk menyampaikan akan mengurangi porsi investasinya di pasar saham. Alasannya lantaran berinvestasi di pasar saham saat ini dinilai terlalu berisiko.

Pada perdagangan hari ini saja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,02% ke 6.070,20 poin.

Satu bulan terakhir, IHSG justru terkoreksi sebesar -3,10% dan dalam tiga bulan terakhir terkoreksi -1,09%. Meski secara year to date (ytd) telah menguat 1,52%.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading