Catat yah! Ini Emiten yang Royal Bagi Dividen Gede

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
09 April 2021 14:30
Tips Raup Cuan Investasi Saham Bareng BNI Sekuritas (CNBC Indonesia TV) Foto: Tips Raup Cuan Investasi Saham Bareng BNI Sekuritas (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Meski kondisi pasar saham masih diselimuti ketidakpastian, namun ada beberapa saham yang masih layak untuk dikoleksi.

"Rekomendasi yang bagus misalnya saham bank, semen, konstruksi, sektor pertambangan misalnya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Timah Tbk (TINS)," ujar AVP Equity Analyst BNI Sekuritas, Maxi Liesyaputra di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, investor bisa membeli saham-saham tersebut dengan cara dicicil sambil terus melihat perkembangan dari pergerakan saham-saham tersebut. Salah satunya adalah emiten mana yang akan memberikan dividen bagi pemegang sahamnya.


"Apalagi dividen akan ramai. Mei-Juni akan RUPS," katanya lagi.

Salah satu perusahaan yang kerap memberi dividen adalah PT Unilever Indonesia Tbk UNVR). Menurutnya, perusahaan konsumer ini biasanya memberikan dividen pay out ratio hingga 100%, yang dinilai tinggi.

"Bisa menjadi acuan investor untuk koleksi saham tersebut. Saham grup Indofood yang biasa (pay out ratio) sekitar 50% itu bisa memberikan tambahan atau spesifikasi portofolio," tuturnya.

Dia juga memberikan tips bagaimana berinvestasi di pasar modal di tengah kondisi yang tidak pasti. Yang terpenting, jangan membeli saham karena mengikuti tren.

"Investor mengoleksi saham jangan terlalu banyak. Agar bisa dipantau dengan lebih detail. Karena tak mungkin punya 20 saham dipantau setiap hari," katanya.

Kemudian menurutnya, pastikan saham yang dibeli memiliki fundamental yang bagus. sebab hal ini akan berpengaruh untuk kinerja saham dalam satu tahun ke depan.

"Diharapkan dalam satu tahun ke depan masih memberikan pertumbuhan yang cukup baik," katanya.

Terakhir menurutnya, investor jangan tergiur dengan saham yang fundamental kurang jelas. Apalagi jika saham tersebut tiba-tiba mengalami kenaikan terus menerus.

"Jangan terpancing saham yang terus-terusan naik tanpa fundamental jelas," tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]




(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading