Sentimen Campur Aduk, Pantes Harga Minyak Dunia Galau

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
09 April 2021 11:30
Foto: Reuters

Jakarta, CNBC IndonesiaHarga minyak mentah tak banyak bergerak pada perdagangan hari ini, Jumat (9/4/2021). Harga kontrak Brent cenderung melemah tipis sementara harga kontrak West Texas Intermediate (WTI) malah naik tipis.

Di bursa berjangka harga kontrak Brent turun 0,08% ke US$ 63,15/barel. Sementara itu di waktu yang sama harga kontrak WTI naik 0,13% ke US$ 59,68/barel. 


Sebenarnya harga minyak berpeluang menguat karena dolar yang sebelumnya perkasa kini mulai kehilangan tenaga dan melemah. Harga si emas hitam cenderung tertekan ketika dolar AS menguat, begitu juga sebaliknya. 

Namun di saat yang sama ada sentimen lain yang membebani harga minyak mentah. Stok bensin di AS naik 4 juta barel menjadi lebih dari 230 juta barel seiring dengan peningkatan aktivitas kilang jelang musim mengemudi saat musim panas.

"Peningkatan besar dalam stok bahan bakar bukanlah hal yang diharapkan pasar dan kekhawatiran atas kecepatan pemulihan permintaan minyak muncul kembali, membuat para pedagang bertanya-tanya seberapa stabil penggunaan bahan bakar sebenarnya," kata analis Rystad Energy Bjornar Tonhaugen, mengutip Reuters.

Rusia memperkirakan bahwa dampak pandemi terhadap konsumsi minyak bisa berlangsung sampai 2023-2024. Di saat permintaan masih lemah akibat pandemi, pasokan di pasar tampaknya akan meningkat seiring dengan peningkatan produksi yang bakal dilakukan oleh para produsen.

Pekan lalu OPEC+ memutuskan untuk meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari (bph) selama tiga bulan ke depan. Di sisi lain pasar juga khawatir dengan adanya negosiasi antara AS dengan Iran untuk kembali menghidupkan perjanjian nuklirnya. 

Perusahaan intelijen data Kpler mengatakan negosiasi AS-Iran berpeluang untuk meningkatkan pasokan minyak sebesar 2 juta bph di pasar. Sentimen memang campur aduk pantas saja harga minyak jadi galau bergerak. 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading