Yield US Treasury Berpeluang Sentuh 2%, Ini Imbasnya Bagi SBN

Video

Yield US Treasury Berpeluang Sentuh 2%, Ini Imbasnya Bagi SBN

Market - CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
05 April 2021 13:56

Jakarta, CNBC Indonesia- Kenaikan indeks Dolar AS terhadap hampir semua mata uang global turut membuat nilai tukar Rupiah menjadi tertekan hingga 4,5% (ytd) di tengah sentimen kenaikan Yield US Treasury. Menurut Head Of Global Markets Bank Mega, Ralph Birger Poetiray dampak meningkatnya imbal hasil obligasi AS ini juga berimbas pada yield SBN bertenor panjang seiring dengan kekhwatiran pasar terhadap potensi recovery ekonomi AS.

Ralph berpandangan bahwa potensi kenaikan yield US treasury hingga ke 2% di tahun 2021 masih terbuka dan berpeluang mengerek naik imbal hasil SBN 10 tahun ke 6,9% hingga 7%.Dimana kondisi ini akan mempengaruhi potensi capital outflow meskipun tidak perlu dikhawatirkan karena Bank Indonesia sudah memastikan akan tetap berada di pasar untuk mengantisipasi terjadinya sell off

Seperti apa analisis terhadap posisi Rupiah di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Head Of Global Markets Bank Mega, Ralph Birger Poetiray dalam Power Lunch,CNBC Indonesia (Senin, 05/04/2021)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini
Video Terpopuler
    spinner loading