Top! Harga CPO Dekati RM 3.800/ton, Mau menuju RM 4.000?

Market - Tirta Citradi, CNBC Indonesia
01 March 2021 14:23
Ilustrasi kelapa sawit. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) kembali melesat pada perdagangan perdana bulan ini, Senin (1/3/2021). Kenaikan harga minyak nabati dan minyak mentah lain menjadi katalis positif untuk harga minyak sawit. 

Harga CPO sempat melesat 2,06% dan tembus RM 3.819/ton. Namun hingga sesi istirahat siang harga CPO mengalami penurunan apresiasi. Pada 11.30 WIB, harga CPO kontrak Mei 2021 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange hanya naik 1,32% ke RM 3.792/ton.


Kenaikan harga CPO mengekor naiknya minyak nabati substitusi di bursa berjangka lain. Harga kontrak minyak kedelai dan sawit di Bursa Komoditas Dalian masing-masing melesat 3,1% dan 2,2%. 

Kemudian harga kontrak minyak mentah juga naik lebih dari 1% hari ini. Kenaikan harga minyak mentah membuat harga CPO mendapat angin segar. Pasalnya CPO merupakan bahan baku untuk pembuatan biodiesel yang merupakan bahan bakar alternatif untuk minyak. 

Namun kenaikan harga CPO tidak bisa banyak. Data ekspor bulan Februari yang kurang ciamik menjadi penghambat kenaikan CPO lebih lanjut. Perusahan surveyor Intertek Testing Services melaporkan ekspor minyak sawit Negeri Jiran bulan Februari drop 5,5%(mom)  menjadi 1 juta ton dari bulan Januari sebesar 1,06 juta ton. 

Kemudian perusahaan surveyor lainnya yaitu AmSpec Agri melaporkan ekspor Malaysia drop 8,15% (mom) menjadi 1 juta ton. Padahal ekspor bulan Januari sempat mencapai 1,09 juta ton.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) meramal produksi CPO di tahun 2021 naik 3,5% (yoy) menjadi 49 juta ton dari realisasi tahun lalu yang hanya sebanyak 47,4 juta ton.

Untuk segmen konsumsi domestik, permintaan minyak sawit diperkirakan bakal tumbuh 2% (yoy) menjadi 8,4 juta ton. Khusus untuk produk makanan saja. Sementara untuk produk oleokimia GAPKI meramal akan ada kenaikan 14% (yoy) dari 1,57 juta ton menjadi 1,8 juta ton tahun ini.

Di tahun ini pemerintah Indonesia menargetkan penyaluran biodiesel B30 menjadi 9,2 juta kiloliter. Dengan skenario pemerintah melanjutkan program B30 GAPKI mengharapkan adanya kenaikan permintaan sebesar 12% (yoy) menjadi 8 juta ton.

Apabila menggunakan skenario tersebut maka stok akhir tahun di Indonesia akan mencapai 7 juta ton.

Sementara itu di negeri tetangga, Dewan Minyak Sawit Malaysia mematok CPO di tahun ini naik menjadi 19,6 juta ton dari 19,1 juta ton tahun lalu.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(twg/twg)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading