UMKM Menggeliat, Restrukturisasi Kredit BRI Turun Rp 12 T

Market - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
18 February 2021 14:26
BRI

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) (BBRI) mencatat ada penurunan restrukturisasi kredit hingga 6% menjadi Rp 186 triliun hingga kuartal IV-2020.

"Restrukturisasi terus dilakukan, dari Rp 198 triliun, di kuartal IV-2020 restrukturisasi turun jadi Rp 186 triliun. Artinya, restrukturisasi berhasil dengan baik. Tinggal menjaga," ujar Direktur Utama Bank BRI, Sunarso dalam Press Conference BRI Micro and SME Index secara virtual di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Dia mengatakan, saat ini ada 10,2 juta nasabah UMKM di BRI. Di mana 93% diantaranya merupakan UMKM mikro yang mampu menyerap kredit Rp 205 triliun.


Bank BRI saja mengumumkan BRI Mikro & SME Index (BMSI) yang mengalami penurunan dari 84,2 pada kuartal III-2020 menjadi 81,5 di kuartal IV-2020. Salah satu kesimpulan yang didapat pada indeks tersebut adalah adanya 30 juta UMKM yang belum mendapatkan akses pendanaan dari lembaga pembiayaan formal.

"Hal ini akan menjadi fokus BRI ke depan," tegasnya.

Sebagai informasi, terkait indeks BSMI tersebut, penurunan yang terjadi sejalan dengan penurunan PDB sebesar -0,42% dari kuartal III ke kuartal IV-2020. Penurunan ini disebabkan tiga faktor, yaitu dampak pengetatan aktivitas sosial dan mobilitas masyarakat, faktor musiman dan cuaca yang mengganggu produksi UMKM.

Adanya kebijakan PSBB ketat di akhir kuartal III-2020, yang diikuti pengurangan hari libur Natal dan Tahun Baru 2020 membuat banyak konsumen membatalkan rencana liburan dan belanja akhir tahunnya, yang selanjutnya menekan kinerja bisnis UMKM.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jadi Dealer Utama Kemenkeu, BRI Borong Tiga Penghargaan


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading