Dikabarkan Mau Rights Issue Rp 14 T, BRI Buka Suara

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
07 January 2021 12:17
Direktur Keuangan Bank BRI Heru Koesmahargyo (Dok BRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dikabarkan akan menerbitkan saham baru dengan nilai sekitar Rp 14 triliun atau US$ 1 miliar. Kabar tersebut dilansir dari pemberitaan Bloomberg, yang mendapatkan informasi dari pihak yang mengatahui rencana tersebut. 

Bank dengan nilai aset terbesar ini, telah menunjuk adviser untuk melaksanakan aksi korporasi ini. Sumber Bloomberg juga menyebutkan dana tersebut guna memperkuat modal untuk mempersiapkan akuisisi.

"PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, bank BUMN dengan aset terbesar, sedang menjajaki rencana untuk mengumpulkan setidaknya $ 1 miliar melalui rights issue," tulis Bloomberg, Kamis (7/1/2021).


Ada kabar di kalangan pelaku pasar, bahwa rights issue tersebut merupakan bagian dari rencana BRI untuk mengakuisisi saham PT Pegadaian (Persero) dan PT Pemodalan Nasional Madani (PNM). 

Namun demikian, saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai aksi korporasi ini, Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmargyo menampik kabar yang beredar tersebut.

"Berita itu tidak benar," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (7/1/2020).

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, harga saham BBRI terpantau naik 1,67% ke level Rp 4.270 per saham. Saham BRI sudah ditransaksikan sebanyak 13.951 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp 325,87 miliar.

Sebelumnya BRI memang sedang menyiapkan sebuah aksi korporasi besar yang berkaitan dengan pengembangan bisnis UMKM, terutama di sektor ultra mikro.

Sinyal ini juga diperkuat pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir yang menyinggung mengenai arah pengembangan BRI ke depan di acara CNBC Indonesia Economic Outlook pada Februari 2020.

Erick yang menjadi pembicara dalam event tersebut mengatakan Kementerian BUMN akan mensinergikan BRI dengan Pegadaian dan PNM.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading