Ada Sengketa Pajak Rp 6,88 T, Saham PGN Diobral & Ambles

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
04 January 2021 14:49
PENGISIN BAJAJ BBG PGN

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) pada perdagangan hari ini hingga pukul 14.30 WIB ramai dilepas oleh investor hingga sahamnya sudah turun 6,34% sepanjang hari ini ke harga Rp 1.550/saham.

Berdasarkan data RTI, aksi jual saham ini dilakukan oleh investor lokal. Sedangkan asing justru mengoleksi saham ini dengan nilai net buy mencapai Rp 16,33 miliar.

Total nilai perdagangan saham PGN sepanjang hari ini mencapai Rp 1,10 triliun dengan memperdagangkan sebanyak 711,90 juta saham.


Kabar kurang baik PGAS datang dari sengketa antara perusahaan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) senilai total Rp 6,88 triliun.

Sengketa pertama atas transaksi Tahun Pajak 2012 dan 2013 yang telah dilaporkan di dalam catatan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Desember 2017 dan seterusnya yang bernilai total Rp 3,06 triliun ditambah dengan potensi denda. Nilai tersebut setelah diputuskan oleh Mahkamah Agung (MA).

Terkait putusan tersebut, perusahaan tengah mengevaluasi dan menyiapkan upaya hukum yang akan ditempuh yang pelaksanaannya akan dilakukan setelah menerima Salinan Putusan PK secara resmi sesuai prosedur yang ditetapkan UU Mahkamah Agung.

Perusahaan juga telah menyampaikan kepada DJP untuk melakukan penagihan setelah upaya hukum terakhir sesuai peraturan perundang-undangan, dengan pembayaran melalui diangsur/cicilan atau mekanisme lainnya sehingga kesulitan keuangan bisa ditangani perusahaan.

Selanjutnya, sengketa senilai Rp 3,82 triliun atas perbedaan penafsiran ketentuan PMK terhadap pelaksanaan kewajiban pemungutan PPN atas penyerahan gas bumi untuk periode tahun 2014-2017.

"Upaya yang telah dilakukan oleh Perseroan adalah mengajukan upaya keberatan kepada DJP atas penerbitan 48 SKPKB periode tahun 2014-2017 tersebut, dengan hasil DJP mengabulkan seluruh permohonan keberatan Perseroan dan membatalkan tagihan dengan total nilai sebesar Rp 3.82 triliun," tulis PGN dalam keterbukaan informasi. 


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading