Jor-joran! Emiten Milik Sandiaga Borong 3.000 Menara Rp 3,9 T

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
23 December 2020 08:02
Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno/ Twitter @sandiuno

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten menara telekomunikasi Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), lewat anak usahanya Tower Bersama, mengakuisisi 3.000 menara milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) senilai Rp 3,975 triliun atau setara dengan US$ 280 juta.

Direktur TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan penyelesaian transaksi tersebut diharapkan akan selesai menjelang akhir triwulan pertama tahun depan, dengan tunduk pada pemenuhan syarat-syarat dan ketentuan dalam perjanjian jual beli aset bersyarat.

"Akuisisi tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli bersyarat (PJBB) pada 21 Desember 2020, sementara Tower Bersama 98% sahamnya dipegang oleh TBIG," katanya, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (23/12).


Akuisisi sebanyak-banyaknya 3.000 menara miliki Inti Bangun Sejahtera bakal membuat portofolio menara perseroan mencapai 19.000 sites menara telekomunikasi, yang segera akan menghasilkan pendapatan dan EBITDA yang lebih tinggi.

Transaksi penjualan ini perlu mendapat persetujuan dari rapat umum pemegang saham karena tergolong transaksi material. Sebab itu TBIG akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa guna meminta restu para pemegang saham.

Secara kinerja, Tower Bersama mencatatkan laba bersih sebesar Rp 747,47 miliar pada 9 bulan tahun ini atau per September, naik 22,14% dari periode yang sama tahun lalu Rp 611,96 miliar.

Kenaikan laba bersih ini seiring dengan pendapatan perusahaan yang juga naik menjadi Rp 3,94 triliun, naik 13,54% dari periode yang sama tahun lalu Rp 3,47 triliun.

Pemegang saham terbesar TBIG adalah PT Wahana Anugerah Sejahtera 35,61%, PT Provident Capital Indonesia 26,73%, sementara sisanya publik 36,32%.

Sisa saham lain dipegang investor perorangan termasuk Winato Kartono dan Edwin Soeryadjaya, petinggi dari Grup Saratoga. Grup Saratoga yang dikendalikan Edwin dan Sandiaga Uno ini masuk ke TBIG sejak 2004.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading