Mau Vaksinasi Covid-19, Emiten Ini Panen Pesanan Jarum Suntik

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
30 November 2020 15:15
Dok. Onejeck

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mendapatkan pemesanan 111 juta pcs jarum suntik Auto Disable Syringe (ADS) dari pemerintah untuk persiapan program vaksin Covid-19. Ini merupakan tahap kedua dari pemesanan sebanyak 35 juta pcs pada kuartal ketiga untuk penggunaan yang sama.

Direktur Utama Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif mengatakan perusahaan telah melakukan penandatanganan kontrak Sales and Purchase Agreement (SPA) dengan Kementerian Kesehatan pada 27 November 2020 lalu.

"Pada 27 November 2020, kami telah melakukan penandatanganan berupa penyediaan 111 juta pieces jarum suntik ADS berukuran 0,5 ml dengan Kementerian Kesehatan. Dan pengadaan tersebut untuk persiapan program vaksin Covid-19 Pemerintah," kata Heru dalam siaran persnya, dikutip Senin (30/11/2020).


Sebelumnya pada kuartal ketiga, pemerintah juga telah memesan 35 juta pcs ADS 0,5 ml dan 0,05 ml untuk program vaksin imunisasi.

Direktur Pemasaran dan Penjualan perusahaan Hendry Herman mengungkapkan penggunaan jarum suntik ADS di Indonesia masih berkisar 20%, sebesar 80% masih berupa syringe konvensional. Perusahaan juga menguasai pasar dengan market share sebesar 70%.

"Jadi sebelum adanya pandemic Covid-19, kami meyakini permintaan jarum suntik ADS akan terus meningkat dengan adanya program WHO tersebut. Dan tahun ini terjadi Pandemi Covid-19, yang diikuti program vaksin Covid-19 secara global termasuk Indonesia, sehingga pemakaian jarum suntik untuk tahun depan akan meningkat atau terjadi windfall untuk permintaan jarum suntik vaksin Covid-19, dan perlu percepatan produksi untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut," kata dia.

Pada semester I 2021 produksi jarum suntik melalui sister company-nya yakni PT Oneject Indonesia (Oneject) mencapai 600 juta piece jarum suntik/tahun dan pada akhir semester II produksi dapat mencapai 1,2 miliar/tahun.

Pada Oktober tahun lalu, Oneject mulai membangun pabrik kedua untuk menambah kapasitas produksinya dengan membangun pabrik baru di Cikarang Bekasi dengan kapasitas 900 juta sehingga total kapasitas menjadi 1,2 miliar jarum suntik sekali pakai (ADS) dan safety needle per tahun.

Pada akhir kuartal ketiga lalu, perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 35,47 miliar di September 2020, melesat 475% dari periode September 2019 sebesar Rp 6,17 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2020, perolehan laba seiring dengan kinerja pos pendapatan yang naik 9,39% menjadi Rp 141,06 miliar dari sebelumnya Rp 128,95 miliar.

Dari pendapatan, pendapatan di atas 10% berasal dari beberapa klien yakni UTD PMI Provinsi DKI Jakarta sebesar 13,11%, PT Dharma Mitra Mitra Abadi 12,28%, dan Direktorat Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan 17,46%, dan PT Semesta Medika Indonesia 22,23%.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading