PS5 Laris Manis, Saham Video Game Diburu Investor

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
26 November 2020 16:57
Gaming enthusiasts queue up for the pre-order sales of the newly unveiled Japanese brand video game console, Sony's PlayStation 5 (PS5), outside a retailer in Hong Kong, Friday, Sept. 18, 2020. Pre-orders of PlayStation 5 started on Sept. 17 and will be filled on Nov. 19. (AP Photo/Kin Cheung)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah pandemi virus corona di berbagai belahan dunia yang berkepanjangan serta resiko dari gelombang kedua corona yang masih mengintai, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu luangnya dengan bermain video game.

Apalagi di tengah rilis konsol permainan baru seperti PS5 serta X Box Series X pada musim liburan ini, tingginya ketertarikan masyarakat terhadap konsol game dapat menjadi katalis menerbangkan saham-saham game.

Saham-saham ini juga masih akan diburu oleh investor dalam berberapa bulan ke depan, game-game dan konsol baru yang muncul juga akan terus meningkatkan ketertarikan terhadap industri dan tren ini akan berlanjut hingga sepanjang 2021.


Perusahaan video game sendiri biasanya jatuh ke sektor konsumer atau sektor komunikasi dimana kedua sektor tersebut berhasil memiliki kinerja lebih baik daripada indeks acuan selama tahun berjalan.

Sektor konsumer berhasil melesat 28,1% selama setahun terakhir sedangkan sektor komunikasi berhasil terbang sebanyak 24,1 keduanya lebih baik daripada kinerja indeks acuan S&P 500 yang 'hanya' melesat 18,4%.

Berikut berberapa saham atau reksa dana yang dapat diperdagangkan (ETF) seputar gaming yang menarik untuk dipantau para pelaku pasar.

- Wedbush ETFMG Video Game Tech ETF (GAMR)

Para investor yang tidak tertarik dengan perkembangan dunia game biasanya jarang melirik reksa dana yang satu ini. Reksa dana ini sejatinya merupakan reksa dana pertama yang menargetkan saham-saham di industri video game yang terdiri dari 89 saham di berbagai belahan dunia.

Reksa dana ini sendiri sudah mulai menunjukkan tren kenaikan sejak dihantam pandemi corona Maret silam. Bahkan reksa dana GAMF berhasil ditutup di atas garis trenya yang memberikan sinyal kelanjutan uptrend.

- Bilibili Inc. (BILI)

Apabila investor tidak ingin berinvestasi di reksa dana dan lebih tertarik membeli langsung saham perusahaan tersebut maka mereka biasanya melirik Bilibili Inc. (BILI) yang menjadi salah satu portofolio terbesar GAMF sebesar 2,47%

Bilibili sendiri adalah perusahaan asal China yang menawarkan platform streaming video, animasi, komik, serta game. Bilibili juga memiliki tim esport game-game terkenal seperti League of Legends dan Overwatch.

- Glu Mobile Inc. (GLUU)

Perusahaan lain yang masih menarik untuk dicermati salah satunya adalah developer permainan mobile Glu Mobile Inc. (GLUU). Perusahaan asal Amerika Serikat ini menjadi pemimpin pasar dalam hal permainan di perangkat smartphone seperti Android, Windows, hingga iPhone.

Tidak hanya di sektor mobile, Glu Games juga merilis permainan di perangkat Nintendo DS dan Wii untuk judul-judul seperti Mario Kart dan Super Smash Bros.

Tak heran apabila pada 2015 silam perusahaan konglomerasi teknologi asal China, Tencent rela merogoh kocek US$ 126 juta untuk mengakuisisi Glu Games sebanyak 15%.


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading