Dicaplok Chairul Tanjung, Saham Bank Harda Tembus ARA!

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
03 November 2020 13:22
Bank Harda Internasional  (bankbhi.co.id)

Jakarta, CNBC Indonesia- Harga saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) berhasil terbang menyentuh level auto reject atas (ARA) pada perdagangan hari ini, Senin (3/11/20) setelah muncul keterbukaan informasi bahwa Bank Harda akan diakuisisi oleh Mega Corpora perusahaan milik pengusaha kondang Chairul Tanjung.

Tercatat hanya butuh waktu 1 menit bagi saham BBHI untuk terbang menyentuh level ARA-nya, pada 9:01 WIB, BBHI sudah diperdagangkan mentok naik 34,55% di level Rp 222/saham.

Hingga akhir sesi pertama tercatat BBHI sudah ditransaksikan sebesar Rp 1,16 miliar dengan volume 5,25 juta lot dan frekuensi sebanyak 209 kali.


Broker pembeli bersih saham BBHI terbanyak adalah PT Mega Capital Sekuritas (CD) dengan pembelian 9.734 lot senilai Rp 220 juta sedangkan broker yang melakukan aksi jual bersih terbanyak adakah PT Mirae Asset Sekuritas (YP) yang melakukan jual bersih sebanyak 6.103 lot senilai Rp 134 juta.

Senin kemarin, pengusaha nasional Chairul Tanjung melalui PT Mega Corpora mengumumkan rencana akuisisi PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI).

Dalam akuisisi ini, pemegang saham BBHI yakni PT Hakimputra Perkasa menjual 3,08 miliar saham atau 73,71% saham ke PT Mega Corpora, perusahaan milik Chairul.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, disebutkan Mega Corpora akan menjadi pihak yang akan mengambilalih.

"Mendukung kebijakan perbankan di Indonesia dan akan mengembangkan perseroan untuk menjadi bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku baik dari segi operasional maupun permodalan," sebut surat perjanjian antara kedua pihak, yang dipublikasi di BEI, Senin (2/11/2020).

BBHI akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk menyetujui transaksi jual beli ini. Setelah itu Mega Corpora akan mengajukan izin pengambilalihan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading