Internasional

Kena Imbas Boikot Produk, Saham Louis Vuitton Ambles 6%

Market - Tri Putra, CNBC Indonesia
02 November 2020 15:31
Louis Vuitton (CNBC Indonesia/Lynda Hasibuan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Prancis sedang dalam tekanan akhir-akhir ini. Sentimen negatif datang silih berganti menyerang pasar modal Negara Eiffel.

Selain sentimen negatif yang datang karena pemberlakuan kembali penguncian wilayah (lockdown), terdapat seruan untuk memboikot produk Prancis karena Presiden Emmanuel Macron dianggap telah mengizinkan kebebasan berbicara yang mencakup penghinaan terhadap umat Islam.

Tercatat indeks acuan bursa Prancis yakni indeks CAC 40, sejak insiden penyeruan boikot produk Prancis pada 23 Oktober, sudah anjlok 6,42% dan merugikan investor hingga 71 miliar euro atau Rp 1,2 triliun (kurs Rp 17.075/euro) hingga Jumat pekan lalu. (30/10).


Hal ini tercermin dari nilai kapitalisasi pasar CAC yang ambles dari 1.113 miliar euro (1,1 triliun euro) menjadi 1.042 miliar euro.

Demo di Kedubes Prancis (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)Foto: Demo di Kedubes Prancis (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Demo di Kedubes Prancis (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Produk Prancis memang sudah merangkul pasar global sehingga ketika muncul seruan boikot sontak saja investor merespons dengan melakukan aksi jual.

Hampir seluruh sektor terkoreksi setelah diboikot umat Muslim yang sakit hati, dampak terparah memang muncul kepada emiten consumer goods seperti Danone yang produknya sudah tersebar di penjuru dunia.

Akan tetapi ternyata emiten luxury goods seperti Louis Vuitton yang sahamnya memiliki kapitalisasi pasar terbesar di Prancis juga terdampak cukup parah.

Tercatat sejak seruan boikot muncul saham, Louis Vuitton (LVMH) sudah terkoreksi 6% ke level harga 402,30 euro hingga pekan lalu. Penurunan sendiri mayoritas dicatatkan di hari Senin (26/10/20) ketika seruan boikot pertama kali muncul. Kala itu LVMH terkoreksi hingga 1,46%.

LVMH memang merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa Prancis atau lebih dikenal dengan sebutan Euronext Paris.

Emiten ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar 202,61 miliar euro atau setara Rp 3,45 triliun sehingga dengan terkoreksi pascadiboikot umat Muslim LVMH sudah 'merugi' 12,93 miliar euro atau setara dengan Rp 220,85 miliar, dalam artian kapitalisasi pasarnya melorot.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading